Air Galon Isi Ulang Rentan Tercemar Bakteri dan Mikroplastik: Masihkah Layak Minum?
📅 Minggu, 06 Jul 2025, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
- Rebus kembali air isi ulang hingga mendidih, lalu diamkan selama 5-10 menit guna mematikan bakteri E.coli.
- Hindari penggunaan galon yang sudah kusam, banyak goresan, atau terpapar sinar matahari langsung guna mengurangi risiko kontaminasi mikroplastik.
- Idealnya, gunakan galon isi ulang maksimal satu tahun/40 kali pemakaian berulang.
- Libatkan puskemas untuk mengawasi secara ketat dan rutin higienitas depot air minum maupun kualitas airnya sesuai dengan regulasi.
- Laporkan depot air minum yang dirasa kurang higienis ke puskesmas atau dinas kesehatan setempat.
Air isi ulang tetap bisa menjadi solusi yang terjangkau dan layak, asalkan kita memiliki kesadaran bersama (baik pelaku usaha, konsumen, maupun pemerintah) dalam mengawasi secara ketat kualitas air minum kita.
Sebab, air minum bukan sekadar kebutuhan mendasar, tetapi juga fondasi bagi kesehatan jangka panjang yang tak boleh dikompromikan.
Mery Astri Yanni, Nurul Izza, dan Meilany Syabrina Daulay, mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada, turut berkontribusi dalam penelitian ini.
Daniel, Lecturer in Public Health, Universitas Gadjah Mada dan Anindrya Nastiti, Associate professor, Institut Teknologi Bandung
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!