Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tumbuhkan Nilai Moral Generasi Muda Surabaya Lewat Teater Musikal 'Hikayat Anak yang Sombong'

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 14:46 WIB | Oleh:
Tumbuhkan Nilai Moral Generasi Muda Surabaya Lewat Teater Musikal 'Hikayat Anak yang Sombong' Doc: Istimewa
Ket. Konsep pementasan tahun ini dikembangkan dengan memadukan adegan, musik, dan tata gerak yang memperkuat suasana cerita.

SURABAYA - Di tengah semakin jarangnya pertunjukan teater anak di Surabaya, Bengkel Muda Surabaya kembali menghadirkan sebuah karya teater musikal anak berjudul “Hikayat Anak yang Sombong”, yang akan dipentaskan pada Sabtu dan Minggu, 11–12 Oktober 2025 pukul 19.30 WIB di Gedung Balai Budaya, Komplek Balai Pemuda Surabaya.Pertunjukan ini diangkat dari cerita legenda Sangkuriang, kisah rakyat asal Jawa Barat yang disajikan dalam bentuk teater musikal anak—sebuah bentuk seni yang kini mulai jarang ditemui di Surabaya. Melalui perpaduan dialog, musik, tata gerak dan elemen tradisional lokal menciptakan panggung lebih ekspresif. Pementasan ini mengajak penonton menyelami dunia anak-anak yang penuh imajinasi dan keceriaan, sembari menanamkan nilai moral tentang kerendahan hati dan pentingnya menghormati orang tua.“Pementasan teater musikal anak seperti ini sudah jarang di Surabaya. Kami ingin menghadirkan kembali ruang bermain yang mendidik, yang tidak hanya menghibur tapi juga menanamkan nilai-nilai etika bagi anak-anak di tengah dunia modern yang serba cepat,” ujar Heroe Budiarto, sutradara sekaligus Ketua Umum Bengkel Muda Surabaya, Rabu (8/10).Sejak tahun 2018, Bengkel Muda Surabaya membuka kelas teater anak bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Surabaya. Dari sinilah lahir Teater Anak Bengkel Muda Surabaya, yang konsisten melibatkan anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah pertama untuk belajar seni peran dan bekerja sama dalam dunia teater.Beberapa karya yang telah dipentaskan sebelumnya antara lain:“Sawunggaling Anak Dunia” (2019), “Jaka Jumput Tanding” (2021), “Merdeka Negeriku” (2022), “Dolanan Yuk” (2022), dan kini “Hikayat Anak yang Sombong” (2025).Konsep garapan tahun ini dikembangkan dengan memadukan adegan, musik, dan tata gerak yang memperkuat suasana cerita. Pertunjukan juga menampilkan kembali permainan tradisional (dolanan) yang nyaris punah oleh arus zaman, seperti sepur-sepuran, bernyanyi berbalas, serta bermain bersama di bawah sinar bulan—suasana masa kecil yang kini jarang dialami anak-anak di perkotaan.“Kami ingin mengingatkan kembali betapa berharganya kebersamaan dan permainan sederhana masa lalu. Anak-anak sekarang tumbuh di tengah dunia digital yang cepat, tapi mereka tetap butuh ruang untuk berimajinasi dan belajar tentang kehidupan dengan cara yang menyenangkan,”tambah Heroe.Dengan kemasan yang riang dan penuh warna, “Hikayat Anak yang Sombong” bukan hanya tontonan keluarga yang menghibur, tetapi juga cermin pendidikan moral yang relevan dengan kondisi anak masa kini — agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang rendah hati, bijak, dan berbudaya.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.