Cuaca Buruk, Sampah dari Daratan Jakarta Terbawa Arus, Menumpuk di Kepulauan Seribu
📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 15:40 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
JAKARTA - Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu menyebutkan cuaca buruk yang terjadi di daerahnya menyebabkan sampah kiriman dari daratan Jakarta menumpuk di Pelabuhan Timur Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
“Akibat cuaca buruk beberapa hari lalu menyebabkan sampah-sampah itu terbawa arus laut dan akhirnya menumpuk di area tersebut,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Sudin LH Kepulauan Seribu, Lukman Dermanto di Jakarta, Sabtu (5/7).
Pihaknya mengerahkan sebanyak tujuh personel dengan peralatan pendukungnya untuk membersihkan dan membawa sampah itu ke tempat pembuangan sampah (TPS) sementara.
Sementara untuk jenis sampah yang dibersihkan sangat beragam, mulai dari plastik, styrofoam, hingga bambu dan kayu.
"Kami berhasil bersihkan 1.562 kilogram sampah sisa residu dan 425 kilogram sampah organik," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pembersihan sampah kiriman ini tidak hanya dilakukan di Pulau Lancang, tetapi juga di pulau-pulau lainnya setiap harinya.
"Saya minta masyarakat juga lebih peduli dengan lingkungan, diawali dengan membuang sampah pada tempatnya. Mari kita jaga kebersihan laut agar ekosistem dan biota laut kita terus lestari," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Pari Muhammad Adriansyah mengatakan sampah kiriman seperti ini memang sering terjadi apabila terjadi cuaca buruk.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami apresiasi petugas yang cepat membersihkan sampah-sampah. Saat ini sudah bersih," kata dia,
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!