Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meningkatkan SDM Lansia Lewat Program Sekolah Lansia Tangguh

📅 Jumat, 04 Jul 2025, 16:59 WIB | Oleh:
Meningkatkan SDM Lansia Lewat Program Sekolah Lansia Tangguh Doc: Antara
Ket. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (tengah) saat menghadiri program Sekolah Lansia Tangguh di kota setempat, Jumat (4/7/2025).

Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kelompok lanjut usia (lansia) melalui program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) yang digelar di Kelurahan Pulorejo, kota setempat.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Kota Mojokerto, Jumat, mengatakan Kota Mojokerto memiliki cita-cita besar dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan mandiri hingga usia lanjut.

"Kota Mojokerto ini memiliki satu cita-cita terkait warganya yang disebut dengan usia harapan hidup (UHH) yaitu indikator untuk mengukur seberapa usia yang diharapkan warga Kota Mojokerto ini," kata Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita.

Ia mengemukakan, UHH Kota Mojokerto saat ini adalah 76 tahun bukan hanya soal panjang umur, tetapi juga kualitas hidup warga Kota Mojokerto di usia senja.

"Artinya diharapkan warga Kota Mojokerto itu minimal bisa hidup sampai 76 tahun, lebih dari itu lebih baik. Tapi bukan hanya sekadar umur panjang, melainkan juga sehat dan mandiri," ujarnya.

Melalui Selantang, kata dia, para lansia diberikan pembekalan ilmu dan praktik pola hidup sehat salah satunya diajarkan senam lansia, membuat minuman herbal, menghindari makanan berlemak dan gorengan serta menyanyikan lagu-lagu untuk merangsang hormon kebahagiaan.

"Dengan menyanyi, tubuh memproduksi hormon bahagia yang juga berkaitan dengan hormon penghilang rasa sakit. Lansia biasanya identik dengan nyeri-nyeri, semoga dengan ini bisa berkurang," tuturnya.

Program Selantang juga mendorong para lansia untuk terus aktif, mandiri, dan tetap produktif dalam keseharian mereka, tidak hanya mengandalkan bantuan keluarga. Ia juga berpesan agar ilmu yang diberikan dalam Selantang tidak hanya sekadar didengar, tetapi juga benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Ilmu yang diberikan jangan hanya masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Kasihan yang sudah mengajarkan, karena harapannya ilmu ini bisa membawa manfaat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.