Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

2 Solusi Ditawarkan Dindik Jatim untuk Murid Terdampak Gangguan Teknis SPMB

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 22:08 WIB | Oleh:
2 Solusi Ditawarkan Dindik Jatim untuk Murid Terdampak Gangguan Teknis SPMB Doc: ANTARA/HO-Dinas Pendidikan Jatim
Ket. Tim dari Dinas Pendidikan Jatim yang datang ke Banyuwangi untuk menangani kasus error SPMB.

SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur bersama SMAN 1 Giri Kabupaten Banyuwangi memberikan solusi alternatif bagi 120 calon murid yang terdampak gangguan teknis pada sistem pemenuhan kuota dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025.

"Jumlah calon murid yang terdampak sebanyak 120 orang, bukan 123 seperti informasi awal," kata Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai, saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (3/7).

Calon murid tersebut sebelumnya ditolak saat melakukan daftar ulang karena sistem tidak mencatat nama mereka dalam rekap pemenuhan kuota jalur domisili, meskipun mereka membawa bukti penerimaan.

Sebagian besar dari mereka datang pada Senin (1/7), namun diminta kembali pulang oleh pihak sekolah.

Ia menjelaskan pihaknya telah menurunkan tim dari Dindik Jatim bersama tim teknis SPMB provinsi dan Sekretaris Dindik Jatim untuk menangani persoalan tersebut.

"Semalam kami sudah turunkan tim untuk menyelesaikan persoalan ini, karena memang terkendala pada sistem yang trouble dan tentu ini merugikan anak-anak kita," ujar Aries.

Sebagai bentuk penyelesaian Dindik Jatim bersama sekolah menawarkan sejumlah opsi kepada para calon murid.

Pertama, mereka dapat melanjutkan pendidikan ke SMAN lain yang masih memiliki sisa kuota. Kedua, mereka juga dapat memilih sekolah swasta yang telah bermitra dengan Pemprov Jatim dan menyediakan beasiswa penuh maupun biaya terjangkau.

Aries juga memastikan bahwa PIN para calon murid yang terdampak tetap berlaku dan dapat digunakan untuk pendaftaran pada tahap IV SPMB, yakni jalur nilai prestasi akademik untuk SMK.

Pada proses SPMB 2025 ini, Dindik Jatim membuka jalur pemenuhan kuota mulai Senin (1/7), bagi calon murid yang tidak diterima pada tahap 1 (jalur afirmasi, mutasi, prestasi lomba), tahap 2 (nilai prestasi akademik SMA), serta tahap 3 (jalur domisili SMA/SMK).

"Semua perangkingan dalam pemenuhan kuota dilakukan secara otomatis oleh sistem, dan tidak semua sekolah membuka proses ini, hanya yang memang masih memiliki sisa kuota," kata Aries.

Ia mencontohkan mekanisme sistem, apabila kuota di tahap 3 di sebuah SMA adalah 30 murid, namun hanya 29 yang daftar ulang, maka ada sisa satu kuota.

Jika pada tahap sebelumnya tersisa 10 kuota, maka total kuota yang dapat diisi adalah 11. Kuota tersebut akan diisi oleh peserta dengan peringkat ke-31 hingga 41 dari jalur domisili di sekolah tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.