Inspektorat Perketat Pengawasan SPMB Cegah Pungli pada Sekolah Papua
📅 Rabu, 02 Jul 2025, 16:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Inspektorat Daerah setempat terus menggencarkan memberikan pengawasan terhadap praktik pungutan liar (pungli) dalam proses sistem penerimaan murid baru (SPMB), sebagai upaya membangun sistem pendidikan yang transparan.
Plt Inspektur Papua, Danny Korwa, di Jayapura, Rabu (02/7), mengatakan saat penerimaan siswa baru ini potensi terjadi pungli oleh sebab itu pengawasan ketat dari seluruh inspektorat di sembilan kabupaten/kota ini sangat penting dilakukan.
“Kami sedang berupaya bagaimana membangun sistem pendidikan transparan, adil, dan bebas dari pungutan yang membebani masyarakat,” katanya.
Untuk itu, pihaknya meminta kerja sama semua pihak dalam menjaga integritas proses penerimaan siswa baru tersebut.
“Kami berharap Inspektorat di daerah turut aktif dalam mengawasi setiap tahapan SPMB. Jika masyarakat menemukan pungli, segera laporkan kepada kami,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan, pengawasan juga menyasar praktik pungutan di sekolah menengah atas (SMA) hingga perguruan tinggi pengawasan ini penting dilakukan mengingat guna menciptakan pendidikan yang transparan adil, dan bebas dari pungutan yang membebani masyarakat.
“Kami masih saja menerima laporan bahwa sejumlah sekolah masih melakukan pungutan tertentu, institusi pendidikan yang dibiayai negara, seharusnya tidak membebani siswa dan orang tua dengan pungutan apapun,” katanya.
Dia menambahkan, negara sudah menjamin bahwa sekolah negeri bebas biaya untuk itu mari jaga komitmen ini bersama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!