BMKG Mengingatkan Masyarakat akan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan Saat Kemarau
📅 Rabu, 02 Jul 2025, 21:55 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Manado - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahaya kebakaran hutan dan lahan saat beberapa daerah di Sulawesi Utara mulai memasuki awal musim kemarau.
"Potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan bisa terjadi di saat musim kemarau, memang perlu berhati-hati," kata Kepala Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, M Candra Buana di Manado, Rabu.
Dia berharap, petani saat akan membuka lahan baru tidak dengan cara membakar yang berpotensi besar menyebabkan kebakaran lahan dan bisa meluas ke kawasan hutan.
Begitupun dengan para pendaki gunung, tidak membuang puntung rokok pada semak yang kering sehingga tidak memicu kebakaran.
"Mari kita minimalisasi supaya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Memang di beberapa daerah masih ada curah hujan, tapi di daerah lainnya sudah memasuki musim kemarau," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dampak lainnya yang bisa ditimbulkan dari musim kemarau adalah krisis air yang bisa berdampak pada ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari ataupun sektor pertanian.
"Kami harapkan masyarakat bijak menggunakan air. Bahkan untuk memenuhi ketersediaan air di areal pertanian atau persawahan bisa diatur atau menggali sumur bor," ujarnya.
BMKG Stasiun Klimatologi menyebutkan Kabupaten Minahasa dan Kota Bitung diperkirakan telah memasuki awal musim kemarau di dasarian tiga bulan Juni 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kota Manado diperkirakan memasuki awal musim kemarau pada dasarian tiga bulan Juli 2025, kemudian diikuti kabupaten dan kota lainnya, diperkirakan puncak musim kemarau pada bulan Oktober 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!