WTA Wimbledon Berjalan, Putri Ini Satu-satunya Petenis Indonesia yang Pernah Menggemparkan dengan Menjadi Juara
📅 Selasa, 01 Jul 2025, 13:19 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaDi sektor ganda putri, Aldila juga dua kali menembus babak ketiga (2023 dan 2024). Gaya mainnya tak meledak-ledak, tapi cerdas dan sabar. Ia bukan kenanga yang mencolok warna atau bentuknya, tapi harumnya tidak mudah dilupakan.
Tahun ini, Aldila akan bermain di nomor ganda putri. Berpasangan dengan petenis Jepang, Eri Huzumi, Dila akan berusaha melangkah lebih jauh pada petualangan teranyarnya di Inggris.
Bukan sekadar hadir
Petenis putri Indonesia di Wimbledon bukan hanya soal statistik atau hasil pertandingan. Mereka merupakan simbol dari daya tahan, kerja sunyi, dan mimpi yang dibawa jauh melintasi benua. Mereka tumbuh bukan di akademi elite atau cuaca yang mendukung, tapi di lapangan semen panas dan sistem yang terbatas.
Namun, mereka datang dengan raket, tekad, dan cinta terhadap permainan ini. Setiap langkah mereka di rumput hijau itu, seperti satu helai bunga Kenanga yang jatuh perlahan, diam-diam menambahkan harum pada sejarah tenis dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Harum Itu belum hilang
Wimbledon akan terus menyuguhkan bunga-bunga khas Eropa: mawar Inggris, lavender Perancis, atau tulip Belanda. Tapi kenanga dari Indonesia pernah dan masih menebar jejak di sana.
Bukan yang paling kuat, bukan pula yang paling mencolok. Tapi kenanga tahu cara bertahan. Dan petenis putri Indonesia, dari Lita, Lany, Yayuk, Angie, Wynne, hingga Aldila, telah membuktikannya. Harum itu belum hilang. Mungkin bahkan sedang menunggu waktu untuk kembali mekar, di tengah putih dan hijau rumput Wimbledon.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!