Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DJPB: Penyaluran Bansos di Sumbar Capai Rp20,97 Miliar

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 11:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
DJPB: Penyaluran Bansos di Sumbar Capai Rp20,97 Miliar Doc: Antara Foto
Ket. Seorang warga membawa beras bantuan sosial di Gudang Bulog Kota Padang, Sumatera Barat.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyebut penyaluran bantuan sosial atau bansos di daerah itu hingga 31 Mei 2025 mencapai 44,50 persen atau senilai Rp20,97 miliar.

"Bantuan sosial yang telah terealisasi ini dari total pagu belanja pemerintah pusat 2025 di Sumbar sebesar Rp47,12 miliar," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Provinsi Sumbar Mohammad Dody Fachrudin di Padang, Selasa.

Bansos merupakan program bantuan sosial yang disediakan oleh pemerintah untuk mendukung masyarakat Indonesia yang menghadapi risiko ekonomi dan sosial. Saat ini, terdapat berbagai jenis bansos yang disalurkan kepada masyarakat di antaranya yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Beras (BSB) dan lainnya.

Dody menyebutkan penyaluran bansos tersebut mengalami kenaikan sebesar 20,24 persen secara year on year (yoy) bila dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kenaikan penyaluran itu diharapkan mampu mendorong adanya peningkatan daya beli di masyarakat.

Sebab, ujar dia, dengan daya beli yang terjaga, maka aktivitas konsumsi rumah tangga dapat tetap stabil serta dinilai mampu menjaga kesejahteraan kelompok rentan di Provinsi Sumbar.

Sementara itu, secara umum belanja pemerintah pusat di Sumbar hingga 31 Mei 2025 tercatat sebesar Rp3,31 triliun atau terealisasi 30,16 persen dari pagu 2025 mencapai Rp10,98 triliun.

"Belanja pemerintah pusat tersebut pada dasarnya didominasi oleh belanja pegawai sebesar Rp2,18 triliun, atau 66,02 persen dari total keseluruhan," katanya.

Ia menyampaikan belanja pegawai itu telah terealisasi 42,12 persen dari total pagu 2025 sebesar Rp5,19 triliun serta mengalami kenaikan 1,41 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kemudian, untuk belanja barang telah terealisasi Rp984,12 miliar atau 23,93 persen dari pagu 2025 sebesar Rp4,11 triliun. Sementara belanja modal terealisasi Rp120,82 miliar atau 7,40 persen dari total anggaran Rp1,63 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Para Atlet Dayung Menyumbang Dua Medali Perak

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Para Atlet Dayung Menyumban...
Olahraga
Ubed Pahlawan Medali Emas, ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.