Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seratusan lukisan bertema Bung Karno dipamerkan di Semarang

📅 Sabtu, 28 Jun 2025, 18:40 WIB | Oleh:
Seratusan lukisan bertema Bung Karno dipamerkan di Semarang Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Ket. Para pengunjung pameran melihat lukisan bertema Sukarno yang dipamerkan di Gedung Oudetrap, Semarang, Sabtu (28/6/2025).

Semarang -- Sekitar 100 lukisan bertema Presiden pertama RI Sukarno atau yang akrab disapa Bung Karno hasil karya 50 seniman asal Jawa Tengah dipamerkan di Gedung Oudetrap, kawasan Kota Lama, Semarang.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, mengatakan bahwa Juni merupakan bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia karena menjadi bulan lahirnya Pancasila hingga dikenal dengan sebutan Bulan Bung Karno.

Karena itulah, Kota Semarang menghadirkan "Festival Mustika Rasa" yang di dalamnya juga digelar Pameran Lukisan Bung Karno untuk mengenang proklamator Indonesia tersebut.

"Pameran ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan 'Festival Mustika Rasa', sebuah agenda kebudayaan berskala nasional," katanya.

Pameran yang digelar di gedung milik Pemerintah Kota Semarang itu bersifat terbuka dan gratis untuk umum mulai tanggal 26 sampai 30 Juni 2025.

Pengunjung akan dibawa menyelami sejarah dan mengenal lebih dekat sosok Bung Karno dari berbagai sisi melalui lukisan yang dipamerkan.

Festival tersebut memamerkan berbagai macam ukuran lukisan yang menggambarkan Bung Karno dalam beragam perspektif, termasuk sebagai negarawan dengan nilai-nilai perjuangan.

"Jenis dan aliran lukisannya beragam, mulai dari realisme, naturalisme, ekspresionisme, dan lainnya, yang masing-masing mampu merekam dan mengekspresikan emosi serta semangat Bung Karno," katanya.

Lebih jauh, ia menjelaskan penyelenggaraan pameran tersebut bertujuan untuk memberi edukasi dan visualisasi, sekaligus menggugah semangat kebangsaan melalui karya seni rupa agar masyarakat tidak lupa dengan sejarah yang ada di Indonesia.

"Selain sebagai ruang berekspresi bagi seniman, kami berharap pameran lukisan ini juga mampu menjadi media refleksi yang kuat, dan Bung Karno bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus bergerak, berpikir kritis, dan mencintai Tanah Air dengan cara masing-masing," katanya.

Pameran lukisan tersebut terbuka untuk umum sejak pukul 10.00–21.00 WIB dan untuk menikmati karya seni tersebut pengunjung tidak dipungut biaya sama sekali.

"Silakan menikmati akhir pekan ini bersama keluarga ataupun teman, sahabat dengan menjelajahi sekaligus mengapresiasi karya-karya seni lukisan bertema Soekarno di Oudetrap. Mari kita rayakan ruang hidup berkesenian yang memantik semangat berkebangsaan pada bulan Juni ini," pungkas Agustina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.