Penipuan Digital Makin Nekat, Puluhan Ribu Rekening Dibekukan
📅 Jumat, 27 Jun 2025, 14:47 WIB | Oleh: Tim PenulisJenis penipuan lainnya yang juga banyak terjadi yakni pinjaman online fiktif dan penipuan melalui file aplikasi (APK) berbahaya.
Sementara itu, wilayah-wilayah yang menjadi domisili para pelapor paling banyak berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten.
Ini mengindikasikan bahwa pusat-pusat aktivitas penipuan masih banyak terjadi di kawasan padat penduduk, khususnya di Pulau Jawa.
Lebih lanjut, Hudiyanto menuturkan agar mempercepat penanganan kasus penipuan sekaligus memperkuat upaya pencegahan, IASC menyiapkan sejumlah strategi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertama, IASC mengembangkan National Fraud Portal (NFP), sebuah sistem nasional yang terintegrasi untuk meningkatkan respons dan efektivitas dalam pencegahan serta penanganan kasus scam.
Kedua, lembaga ini akan memperkuat koordinasi dengan Kepolisian RI untuk mempercepat proses penindakan terhadap pelaku kejahatan penipuan.
Ketiga, IASC juga akan memperluas keanggotaan dan keterlibatan pemangku kepentingan dengan menggandeng pelaku industri keuangan digital seperti penyelenggara fintech, pedagang aset kripto, operator telekomunikasi, dan lembaga pegadaian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keempat, IASC akan mengintegrasikan sistemnya dengan platform publik cekrekening.id agar masyarakat dapat lebih mudah memverifikasi rekening-rekening mencurigakan sebelum melakukan transaksi.
Kelima, IASC turut aktif dalam pembentukan Global Anti-Scam Alliance (GASA) Chapter Indonesia untuk memperkuat jejaring internasional dalam pemberantasan kejahatan siber lintas negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!