Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Padang Pariaman Buka Peluang Investasi Ketahanan Pangan

📅 Jumat, 27 Jun 2025, 23:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Padang Pariaman Buka Peluang Investasi Ketahanan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Komoditas pertanian jagung di Nagari Malai III Koto, Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman, Sumbar.

PARIAMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, membuka peluang investasi sektor ketahanan pangan guna mewujudkan program ketahanan pangan nasional, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkat perekonomian masyarakat setempat.

"Selain memperkuat ketahanan pangan, ini juga membuka peluang usaha baru dan akan menyerap tenaga kerja lokal. Ini langkah yang sangat positif untuk pembangunan daerah,” kata Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di Parik Malintang, Jumat(27/6).

Ia mengatakan Padang Pariaman memiliki potensi besar di ketahanan pangan karena daerah itu memiliki lahan yang luas dan produktif. Daerah itu juga memiliki perairan yang memiliki potensi besar di bidang perikanan.

Oleh karena itu, pihaknya menyambut positif rencana investasi perusahaan Paten Mekar Tani yang berinvestasi di bidang ketahanan pangan khususnya jagung di lahan sekitar 300 sampai 400 hektare di Kecamatan Ulakan Tapakis.

Ia menyampaikan siap memfasilitasi percepatan proses perizinan, koordinasi lintas instansi, serta membantu sosialisasi kepada masyarakat dan kelompok tani agar investasi tersebut berjalan optimal.

"Kami ingin ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang kuat dan berkelanjutan,” katanya.

Secara terpisah, Presiden Direktur Paten Mekar Tani, Pandu mengatakan investasi yang akan dimulai sekitar Juli 2025 itu menerapkan sistem pertanian modern.

"Program ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan, tapi juga akan mengarah pada sistem pertanian modern dan pengolahan limbah hasil pertanian seperti bonggol jagung,” ujarnya.

Rencananya, pihaknya tidak saja melakukan penanaman jagung namun juga membangun pabrik pengeringan komoditas tersebut.

Dengan adanya investasi tersebut maka dapat meningkatkan produksi jagung di Padang Pariaman. Pada 2024 produksi komoditas itu mencapai 1.021,8 ton atau terjadi peningkatan 137,8 ton dari tahun sebelumnya yang 884 ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Mas...

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.