Langsung dari Lanzhou, Ramen Autentik Tiongkok Ramaikan Kuliner Bekasi
📅 Jumat, 27 Jun 2025, 08:29 WIB | Oleh: OpikPelatihan karyawan juga termasuk dalam strategi bisnis Masa. Dia percaya pada penciptaan lingkungan kerja yang mendukung dan inklusif.
"Menurut saya, karyawan Indonesia sangat cerdas," katanya. "Poinnya adalah menghargai setiap karyawan dan pendapat mereka. Yang kedua adalah menjadi teman baik bagi karyawan saya, bukan hanya sebagai atasan. Ketika Anda memperlakukan orang lain dengan baik, mereka akan memperlakukan Anda dengan baik."
Jembatan budaya lewat kuliner
Misi restoran ini tak hanya untuk menyuguhkan makanan yang lezat, tetapi juga untuk berbagi budaya, membangun komunitas, dan menciptakan pemahaman antara dua negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi Masa, memilih Indonesia sebagai lokasi untuk visi kulinernya adalah keputusan yang bermakna. "Saya percaya hal-hal baik harus dibagikan," katanya. "Dan saya harap orang lain dapat memahami budaya makanan China. Demikian pula, kita juga dapat belajar tentang makanan dan budaya Indonesia. Ini sangat bermakna bagi kami."
Pemahaman dan komunikasi menjadi inti dari upaya ini. Tantangan terbesar yang terus dihadapi Masa adalah hambatan bahasa. Namun, dia menghadapinya dengan kerendahan hati dan kemauan untuk berkembang.
"Segala sesuatu membutuhkan komunikasi," akunya. "Saya selalu berusaha untuk lebih banyak berkomunikasi dengan karyawan saya dan belajar lebih banyak. Saya tidak akan khawatir bahkan jika saya membuat kesalahan. Saya akan belajar dengan pikiran terbuka. Dengan mempertahankan pola pikir ini, Anda bisa belajar lebih cepat."
Sebaiknya Anda baca juga:
Ke depannya, Masa tetap berkomitmen untuk menghormati tradisi sambil menerima perubahan. "Zaman berubah, dan masakan juga perlu berkembang," ungkapnya. "Kami ingin meneruskan masakan tradisional, tetapi kami juga meningkatkan mutu masakan kami agar lebih sesuai untuk semakin banyak orang."
Dengan semangat, ketekunan, dan sikap terbuka, Masa dan Maji Lanzhou Beef Noodles terus meninggalkan jejak mereka, semangkuk demi semangkuk. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!