Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Banten Ajak ASN Bangun Kepemimpinan Cerdas dan Etis

📅 Rabu, 25 Jun 2025, 12:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Banten Ajak ASN Bangun Kepemimpinan Cerdas dan Etis Doc: ANTARA 
Ket. Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, memberikan materi Integritas Kepemimpinan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten, Selasa (24/6/2025).

SERANG – Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, mengajak para aparatur sipil negara (ASN) untuk membangun kepemimpinan yang tidak hanya mengandalkan kecerdasan, tetapi juga ditopang oleh akhlak, etika, komunikasi yang baik, serta semangat pelayanan publik.

"Untuk menjadi seorang pemimpin harus cerdas, berakhlak, komunikatif, dan semangat atau proaktif," ujar Dimyati dalam keterangannya di Kota Serang, Rabu (25/6).

Dimyati sempat memberikan materi Integritas Kepemimpinan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten pada Selasa (24/6).

Menurutnya, kepemimpinan di level eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan perumusan dan eksekusi kebijakan publik. Karena itu, diperlukan kompetensi serta komitmen yang tinggi terhadap pelayanan dan integritas.

Dimyati menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi ASN dalam menjalankan kepemimpinan, mulai dari tekanan politik, potensi konflik kepentingan, hingga sikap permisif terhadap pelanggaran.

“Tantangan itu bisa berujung pada ketidakpuasan masyarakat. Seorang pemimpin harus normatif dan punya integritas,” ujar dia menegaskan.

Ia juga menekankan pentingnya ASN memiliki jati diri dan konsistensi dalam menjalankan aturan. “Seorang pemimpin harus punya jati diri. Melaksanakan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Insya Allah selamat,” ujar dia menambahkan.

Lebih lanjut, Dimyati memaparkan kompetensi yang dibutuhkan seorang pemimpin agar dapat bekerja secara efektif, mulai dari perencanaan, penganggaran, evaluasi, pembagian kewenangan, pengambilan keputusan, hingga pengelolaan keuangan berbasis value for money.

“Pemimpin juga harus mampu membangun kepercayaan, menjadi panutan, menjauhi konflik kepentingan, serta menjembatani kepentingan antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar dia.

Pelatihan PKN Tingkat II tersebut diikuti oleh pejabat struktural eselon II dari berbagai instansi, baik dari Pemprov Banten maupun dari luar daerah, sebagai bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan strategis dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.