Mempersiapkan 10 Lokasi SPPG untuk Program MBG
Rabu, 25 Jun 2025, 23:15 WIBNatuna - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, menyiapkan 10 lokasi untuk membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.
Wakil Bupati Natuna, Jarmin, di Natuna, Rabu, mengatakan ke-10 lokasi ini diminta oleh Pemerintah Pusat dan sudah dikirimkan, namun secara bertahap. Tahap pertama, Pemkab Natuna mengusulkan empat lokasi.
"Kami sudah mengusulkan pembangunan satuan pelayanan di beberapa titik," ucap dia.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP3D) Natuna, Moestofa Albakri, menyebutkan empat lokasi awal yang diusulkan berada di Kecamatan Bunguran Timur Laut, Bunguran Selatan, Bunguran Tengah, dan Serasan.
"Awalnya diminta empat lokasi, dan sudah kami tentukan. Lalu diminta tambahan hingga menjadi sepuluh, jadi kami tambahkan enam lokasi lagi," ucap dia.
Menurut Moestofa, penentuan lokasi disesuaikan dengan ketersediaan lahan seluas 25Ã40 meter atau sekitar 800 meter persegi. Lahan tersebut juga harus milik Pemkab Natuna atau milik desa.
Selain itu jarak antara lahan untuk membangun SPPG dengan sekolah dan penerima manfaat lainnya, tidak boleh terlalu jauh dan harus mudah diakses.
"Pembangunan gedung SPPG akan dibiayai oleh pemerintah pusat, sementara lahannya disediakan oleh daerah dengan sistem pinjam pakai. Lahannya harus siap untuk dibangun," katanya.
Persiapan enam lokasi tambahan, kata dia, saat ini masih dalam proses koordinasi dengan pihak kecamatan, dan dalam tahap identifikasi, agar tepat dalam penentuannya, mengingat Natuna merupakan daerah yang sebagian kecamatannya berada di pulau-pulau.
Ia menambahkan, saat ini baru satu SPPG yang telah beroperasi di Natuna, tepatnya di Kecamatan Bunguran Timur, dan sementara ini melayani kurang lebih 2.100 siswa.
"Pemerintah pusat telah menetapkan bahwa di Natuna akan dibangun total 19 SPPG," ujar dia.
Pemkab Natuna mencatat program MBG di Kecamatan Bunguran Timur menyasar sekitar 9.000 penerima manfaat, termasuk ibu hamil, pelajar, dan ibu menyusui.
"Kalau melihat angka ini, kita perkirakan kurang lebih tiga hingga empat SPPG yang perlu dibangun, karena setiap SPPG maksimal melayani kurang lebih 3.000 orang," ujar dia.
- Program MBG
- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
BGN Tegaskan Program MBG Utamakan Ibu Hamil, Balita, dan Ibu Menyusui Bukan Hanya Siswa
-
Anggota DPRD Banten Desak Program MBG Dievaluasi Menyeluruh karena Tak Sesuai Standar Kesehatan dan Gizi
-
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi Lewat Pembangunan Zona Integritas
-
Dua Gempa Beruntun Goyang Sumbar dan Sumut, BMKG: Tidak Picu Tsunami
-
BGN Perkuat Kerja Sama dengan ASEAN, Bagikan Pengalaman dan Praktik Terbaik MBG
-
Kejutan Besar, 11 Debutan Indonesia Siap Guncang All England 2026, Siapa Saja Penghancur Raksasa?
-
Program MBG Punya Command Center Nasional, Launching Mei 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.