BPBD Mataram Kerahkan Tim Pantau Pohon Rawan Tumbang di Musim Angin Kencang
📅 Rabu, 25 Jun 2025, 12:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengerahkan tim untuk melakukan pemantauan dan pendataan terhadap kondisi sejumlah pohon rawan tumbang pada sejumlah titik di kota itu.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Ahmad Muzaki di Mataram, Rabu, mengatakan, langkah itu merupakan bentuk antisipasi terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem.
"Hasil pemantauan dan pendataan akan menjadi dasar kami membuat rekomendasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram untuk penanganan teknis lebih lanjut," katanya.
Menurutnya, jumlah tim yang diturunkan sekitar 20-23 orang per hari yang dibagi sesuai dengan lokasi masing-masing dan tersebar di enam kecamatan se-Kota Mataram, termasuk tim untuk pengawasan pantai.
Dalam melaksanakan tugasnya, kata dia, tim BPBD Kota Mataram melakukan identifikasi dan menyisir pohon-pohon terutama di jalan protokol, yang berpotensi tumbang dan membahayakan bagi masyarakat. Misalnya, batang keropos, berusia tua, daun terlalu lebat, dan kasus-kasus lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari temuan itu, lanjut dia, BPBD bisa merekomendasikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis agar bisa melakukan penanganan, dengan penebangan, perantingan, atau lainnya sesuai dengan potensi dampak yang akan timbul.
Di sisi lain Muzaki mengatakan meskipun BPBD bukan lembaga teknis penanganan pohon, namun BPBD berperan sebagai koordinator yang menjembatani kebutuhan penanganan dengan instansi teknis seperti DLH, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) dan lainnya.
Kegiatan pemantauan dan pengawasan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi anomali cuaca yang terjadi saat ini. Anomali yang terjadi saat ini, kata dia, menyebabkan pohon tumbang bisa terjadi kapan saja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seperti kejadian minggu lalu, kata Muzaki, dua pohon tumbang secara tiba-tiba padahal tidak ada angin kencang di Jalan Udayana dan di depan kantor Polisi Militer (PM) Jalan Pejanggik.
"Dua pohon tumbang tersebut diduga akibat struktur pohon yang sudah lapuk, meski secara kasat mata terlihat kuat," katanya.
Melalui pemantauan dan pendataan pohon rawan tumbang di Kota Mataram, kata dia, diharapkan bisa meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!