Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IAEA: Konflik AS-Iran-Israel Berisiko Runtuhkan Rezim Non-proliferasi Nuklir Global

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 11:25 WIB | Oleh:
IAEA: Konflik AS-Iran-Israel Berisiko Runtuhkan Rezim Non-proliferasi Nuklir Global Doc: thruthout.org
Ket. Dirjen IAEA, Rafael Grossi, berbicara saat konferensi pers di Wina, Austria pada 9 Juni 2025.

ATHENA - Konflik yang berlangsung antara Amerika Serikat (AS), Iran, dan Israel berisiko meruntuhkan rezim non-proliferasi nuklir global, demikian peringatan Kepala Badan Pengawas Nuklir Dunia pada Senin (23/6).

Dalam pernyataan pengantar pada pertemuan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Direktur Jenderal Rafael Mariano Grossi mengatakan, “Kita berkumpul hari ini di tengah konflik serius yang melibatkan tiga negara anggota IAEA, di mana situs-situs nuklir Iran menjadi sasaran serangan. Besarnya dampak konflik ini berpotensi meruntuhkan rezim non-proliferasi nuklir global.”

Ia kembali menyerukan solusi diplomatik atas konflik tersebut. “Masih ada jalan diplomasi. Kita harus menempuhnya, jika tidak, kekerasan dan kehancuran bisa mencapai tingkat yang tak terbayangkan, dan rezim non-proliferasi global yang telah menopang keamanan internasional selama lebih dari setengah abad bisa runtuh,” ujar Grossi.

Untuk mencapai perdamaian melalui jalur negosiasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah kembali ke meja perundingan dan mengembalikan para inspeksi IAEA, sebagai penjaga di situs-situs nuklir Iran, jelasnya.

“Langkah-langkah khusus yang diambil Iran untuk melindungi bahan dan peralatan nuklirnya dapat dilakukan sesuai dengan kewajiban pengamanan yang dimiliki Iran. Ini memungkinkan. Para inspektur IAEA saat ini berada di Iran dan siap menjalankan tugasnya,” tegas Grossi.

Terkait dampak serangan AS terhadap situs nuklir Iran, Grossi menyebutkan bahwa kawah-kawah yang terlihat di fasilitas Fordo menunjukkan penggunaan amunisi penghancur bunker, sebagaimana dikonfirmasi Washington.

“Dengan daya ledak yang digunakan dan sifat sentrifugal yang sangat sensitif terhadap getaran, kerusakan signifikan diperkirakan telah terjadi,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa bangunan tambahan yang terkena di fasilitas nuklir Isfahan menegaskan penggunaan rudal jelajah oleh AS.

Selain itu, lanjutnya, fasilitas pengayaan bahan bakar di Natanz juga diserang dengan amunisi penghancur bunker.

Iran, kata Grossi, telah memberitahu IAEA bahwa tidak ada peningkatan tingkat radiasi di luar lokasi di ketiga situs tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.