Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

B2SA Jadi Senjata Baru Bapanas, Target MBG Tak Boleh Gagal!

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 20:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
B2SA Jadi Senjata Baru Bapanas, Target MBG Tak Boleh Gagal! Doc: ANTARA-Lia Wanadriani Santosa
Ket. Ilustrasi-Siswa menikmati menu hidangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

BOGOR – Penerapan konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) sangat penting untuk menjaga kesehatan, meningkatkan produktivitas, dan mendukung ketahanan pangan.

Hal ini membantu memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup dan seimbang, serta terhindar dari risiko penyakit akibat kekurangan atau kelebihan gizi.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat penerapan konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai fondasi penting mendukung implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Kami ingin menanamkan sejak dini pemahaman kepada anak-anak bahwa memilih makanan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman sangat penting untuk tumbuh kembang dan masa depan mereka," kata Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi seusai mengunjungi SMP Negeri 1 Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/6).

Arief menyampaikan kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan B2SA Goes to School (BGTS) sebagai langkah investasi sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Kegiatan itu, juga menjadi bagian dari peringatan World Food Safety Day atau Hari Keamanan Pangan Sedunia.

Di hadapan sekitar 800 pelajar, Arief mengajak anak-anak memahami pentingnya pola makan B2SA untuk menunjang pertumbuhan, prestasi belajar, serta kebiasaan konsumsi yang sehat sejak dini.

Dari pantauan di lapangan, kegiatan berlangsung semarak dengan berbagai aktivitas edukatif, mulai dari pembagian jus buah segar, makan bersama menu MBG B2SA, dongeng bertema makanan sehat hingga permainan edukatif yang memperkenalkan konsep pangan lokal dan pangan aman secara menyenangkan.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto menekankan keberhasilan Program MBG tak hanya bergantung pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada pemahaman dan kebiasaan konsumsi anak-anak.

"Edukasi B2SA adalah kunci agar MBG tidak hanya sekadar kenyang, tapi benar-benar memberi gizi optimal. Anak-anak perlu tahu mana makanan yang sehat dan aman agar manfaat MBG bisa maksimal," jelas Andriko.

Lebih lanjut, menurut Arief, edukasi konsumsi pangan sehat di sekolah juga menjadi strategi jangka panjang penganekaragaman konsumsi pangan dalam membentuk agen perubahan di keluarga dan masyarakat.

"Dengan mendekatkan edukasi pangan ke sekolah, kami berharap anak-anak dapat menjadi agen perubahan dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Penganekaragaman Pangan Bapanas Rinna Syawal menjelaskan menu MBG yang diberikan di SMPN 1 Megamendung telah dirancang sesuai kaidah B2SA, termasuk memanfaatkan pangan lokal.

"Hari ini anak-anak makan menu MBG B2SA di SMPN 1 Megamendung, isinya sepertiga pangan pokok, sepertiga sayuran, dan sepertiga lainnya lauk pauk (protein hewani dan nabati), serta buah. Ke depan substansi pangan lokalnya bisa lebih ditingkatkan lagi, misalnya menggunakan pangan pokok dari beras singkong atau nasi jagung," ujar Rinna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani

Wabah Diare Akut Kini Kepung 47 Negara Bagian AS

20 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Wabah Diare Akut Kini Kepun...
Luar Negeri
Hiroshima Desak Negara-nega...
Gempar! 995 Pucuk Senjata Api Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Ini Kronologi!

Gempar! 995 Pucuk Senjata Api Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Ini Kronologi!

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.