Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkop: Mau Koperasi Tangguh? Lihat Koperasi Syariah Dulu!

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamenkop: Mau Koperasi Tangguh? Lihat Koperasi Syariah Dulu! Doc: ANTARA/Fahmi Alfian
Ket. Wamenkop Ferry Juliantono di hadapan para undangan kegiatan diskusi panel bersama Forum Koperasi Syariah (FKS) Jawa Timur di Kantor KSPPS BMT UGT Sidogiri di Pasuruan, Minggu (22/6/2025).

PASURUAN – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono berharap koperasi syariah yang telah eksis dan memiliki berbagai jenis usaha seperti usaha di sektor riil maupun sektor pembiayaan syariah dapat menjadi contoh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

"Saya ingin koperasi syariah untuk menjadi kakak asuh bagi KDMP sehingga KDMP sudah siap saat dibuka dan dilaksanakan secara serentak pada Oktober mendatang di seluruh Indonesia," kata Ferry di Pasuruan, Minggu (22/6).

Ia menginginkan koperasi syariah dapat membagi ilmu kepada KDMP mengenai pelaksanaan kegiatan koperasi sekaligus dalam mengatur unit usaha koperasi berbasis syariah sehingga dapat membawa kebaikan bagi KDMP dan masyarakat di masing-masing desa atau kelurahan.

Dalam kegiatan diskusi panel bersama Forum Koperasi Syariah (FKS) Jawa Timur yang diprakarsai oleh Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah Baitul Maal wat Tamwil Usaha Gabungan Terpadu (KSPPS BMT UGT) Sidogiri di Pasuruan, Ferry mendorong koperasi-koperasi syariah anggota FKS Jawa Timur untuk segera berkomunikasi dengan KDMP di seluruh Jatim.

Komunikasi tersebut salah satunya untuk membentuk sebuah pelatihan bersama dan bersinergi demi meningkatkan kerja sama yang menguntungkan kedua pihak.

Ia meminta kerja sama antara FKS dan KDMP berupa pelatihan di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Pasuruan dapat segera terlaksana sebelum pembukaan dan pelaksanaan KDMP secara serentak pada Oktober mendatang.

Selain itu, Ferry menegaskan meski dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan KDMP tidak dijelaskan peranan syariah Islam dalam pelaksanaan kegiatan perkoperasian.

Ia pun menilai kerja sama antara koperasi syariah dan KDMP dapat membuat pelaksanaan koperasi berjalan sesuai syariah Islam.

Sebagai contoh, Pemerintah Provinsi Aceh menyatakan dalam rencana pelaksanaan KDMP di wilayah tersebut akan menerapkan hukum-hukum dan syariah Islam dalam melaksanakan kegiatan perkoperasian.

Ia menuturkan KDMP dalam pelaksanaannya di masa mendatang akan bersifat fleksibel dalam kegiatan perkoperasian demi mengakomodir keperluan dan kepentingan koperasi dan masyarakat di masing-masing wilayah yang tentunya berbeda-beda.

Ferry menambahkan, saat ini target pembentukan 80 ribu KDMP di seluruh Indonesia telah tercapai hingga tahap pembentukan pengurus di masing-masing desa atau kelurahan.

Saat ini Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan KDMP sedang fokus dalam melaksanakan pelatihan-pelatihan terhadap sumber daya manusia (SDM) yang terlibat dalam KDMP baik pengurus serta pekerja dan tim manajerial tiap unit usaha koperasi demi mematangkan kesiapan program KDMP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.