Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Sigi Ajak Warga Lestarikan Kuliner Lokal

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 18:29 WIB | Oleh:
Pemkab Sigi Ajak Warga Lestarikan Kuliner Lokal Doc: ANTARA/HO-Pemkab Sigi
Ket. Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Nuim Hayat saat mengunjungi peserta lomba cipta menu makanan lokal beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru Minggu (22/6).

SIGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengajak masyarakat dan semua pihak untuk melestarikan kuliner lokal untuk menjadi identitas budaya di daerah itu.

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan salah satu upaya pemerintah daerah (pemda) guna pelestarian kuliner lokal itu dengan melakukan kegiatan lomba cipta menu makanan lokal beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

"Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sigi ke-17 untuk menunjukkan kreativitas dalam pengolahan makanan serta juga menguatkan kembali pentingnya konsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi," kata Rizal Intjenae di Desa Kalukubula, Minggu (22/6).

Ia mengemukakan Kabupaten Sigi sendiri memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat potensial untuk mendukung kemandirian pangan.

"Di Sigi tersedia berbagai hasil-hasil pertanian lokal seperti sagu, jagung, singkong, ubi jalar, pisang, dan sukun, merupakan bahan pangan fungsional yang jika diolah dengan tepat dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan rumah tangga," ucapnya.

Ia menuturkan lomba cipta menu makanan lokal beragam yang bergizi menjadi wahana edukasi masyarakat tentang pentingnya pola makan aman dan seimbang.

"Tentunya ini bisa sebagai upaya konkret dalam menanggulangi masalah gizi khususnya stunting di Kabupaten Sigi," sebutnya.

Rizal berharap kegiatan lomba cipta menu makanan lokal dapat menjadi agenda tahunan dan dikembangkan hingga ke tingkat desa dan sekolah-sekolah.

"Untuk jurinya ini dari tim profesional dari ahli gizi, chef lokal, dan perwakilan dari TP PKK Kabupaten Sigi dengan kriteria penilaian meliputi kreativitas, cita rasa, nilai gizi, penyajian, dan penggunaan bahan lokal," katanya.

Diketahui Kabupaten Sigi mencatat terjadi kenaikan kasus stunting di daerah itu pada tahun 2024 mencapai 33 persen.

Selama tiga tahun terakhir sejak 2021 hingga 2023 angka stunting di Sigi turun, tetapi untuk tahun 2024 mengalami kenaikan 6,6 persen dari 26,4 persen menjadi 33 persen.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sulteng terdapat lima kabupaten/kota di Sulteng mengalami kenaikan kasus stunting tahun 2024, seperti Banggai Kepulauan menjadi 28,4 persen, Buol 36,9 persen, Sigi 33,0 persen, Banggai Laut 26,6 persen, dan Kota Palu 25,6 persen. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Mike Flanagan Mengaku Belum Menonton Clayface

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Mike Flanagan Mengaku Belum...
Luar Negeri
Trump Bentuk Pasukan Intele...
Luar Negeri
AS, Tiongkok, dan Russia Be...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.