Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Artefak Budaya Asli Indonesia Dipulangkan dari AS ke Tanah Air

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 15:40 WIB | Oleh:
Tiga Artefak Budaya Asli Indonesia Dipulangkan dari AS ke Tanah Air Doc: Jakarta Globe

JAKARTA - Pemerintah Indonesia berhasil mengamankan kepulangan tiga artefak budaya asli dari kelompok etnis Asmat, Dayak, dan Batak, hasil sitaan dari otoritas Amerika Serikat. Pengembalian ini difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York dan Kantor Kejaksaan Distrik New York County, yang menandatangani perjanjian serah terima pada Selasa (17/6).

“Tiga benda budaya milik suku Asmat, Dayak, dan Batak diserahkan dari Kejaksaan Agung New York kepada pemerintah Indonesia melalui konsulat kita di New York,” kata Renita Moniaga, penasihat Direktorat Urusan Amerika I Kementerian Luar Negeri RI.

Ketiga artefak tersebut adalah:

  • Perisai perang tradisional dari suku Asmat
  • Perisai Klebit Bok dari masyarakat Dayak Kayan
  • Tongkat upacara Tunggal Panaluan dari masyarakat Batak

Ketiganya disita dalam penyelidikan panjang kasus penyelundupan artefak budaya dan perdagangan barang antik ilegal di Amerika Serikat yang telah berjalan sejak 2011. Total nilai ketiga benda budaya itu diperkirakan mencapai US$21.750 atau sekitar Rp354 juta.

Seremoni penyerahan dilakukan di Kantor Kejaksaan Distrik New York County, Manhattan, dan dihadiri oleh perwakilan Unit Perdagangan Barang Antik serta KJRI New York.

“Barang-barang ini akan segera dipulangkan ke Indonesia. Namun, kami masih menunggu waktu yang tepat untuk pengiriman,” ujar Renita.

Ini bukan kali pertama Indonesia berhasil mengklaim kembali warisan budayanya dari luar negeri. Sebelumnya, pada 13 Desember 2024, Menteri Luar Negeri Sugiono menyerahkan enam artefak bersejarah lainnya yang dipulangkan dari AS kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Di antaranya terdapat relief batu era Majapahit abad ke-13 yang langka dan bernilai hampir US$500.000.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen diplomasi budaya Indonesia dalam memulihkan warisan sejarah dan melawan perdagangan ilegal barang antik yang merugikan identitas bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.