Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tunggu Rilis Data Neraca Perdagangan Indonesia, Simak Proyeksi IHSG

4 Senin, 17 Feb 2025, 09:40 WIB | Oleh:
Tunggu Rilis Data Neraca Perdagangan Indonesia, Simak Proyeksi IHSG Tunggu Rilis Data Neraca Perdagangan Indonesia, Simak Proyeksi IHSG Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi terkoreksi dalam perdagangan awal pekan ini. Sen­timen penggeraknya bakal didominasi dari internal.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat in­vestor akan cenderung menantikan rilis data neraca per­dagangan Indonesia. Selain itu, per­gerakan IHSG bakal dipengaruhi nilai tukar rupiah dan harga komoditas.

Herditya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Senin (17/2), rawan tertekan terbatas de­ngan support berada di 6.542 dan resistance di 6.698.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/2) sore, ditutup menguat 24,89 poin atau 0,38 persen ke posisi 6.638,46, di tengah pelemahan mayoritas bursa sa­ham kawasan Asia.

“Indeks harga konsumen (CPI) Amerika Serikat (AS) meningkat pada Januari 2025 dengan kenaikan terbesar dalam hampir satu setengah tahun, atau memperkuat pe­san The Fed bahwa mereka tidak terburu-buru untuk me­lanjutkan pemotongan suku bunga,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, minyak jatuh lebih dari 2 persen pada Rabu (12/02), setelah Presiden AS Donald Trump mengambil langkah besar pertama menuju diplomasi atas perang di Ukraina yang dijanjikannya untuk diakhiri, pe­rang yang telah mendukung harga minyak karena kekha­watiran tentang pasokan global.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup merosot 1,82 dollar AS atau 2,36 persen menjadi 75,18 dollar AS per barel, sementara, patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) anjlok 1,95 dollar AS per barel atau 2,66 persen menjadi 71,37 dol­lar AS per barel.

Dari dalam negeri, Gaikindo melaporkan penjualan mobil secara wholesales di tingkat nasional pada Januari 2025 men­capai 61.843 unit, atau turun 11,3 persen year-on-year (yoy) dan 22,5 persen month-on-month (mom).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Malaysia Benar-benar Menggu...
Megapolitan
Cari Solusi Problem Kota-ko...

Cadangan Gas Eropa Terendah Sejak 2013

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...
Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.