Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentimen Risk Off Masih Berlanjut, Simak Prediksi Rupiah Tengah Pekan Ini

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 09:35 WIB | Oleh:
Sentimen Risk Off Masih Berlanjut, Simak Prediksi Rupiah Tengah Pekan Ini Doc: istimewa

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya tengah pekan ini.

Pelemahan tersebut dipengaruhi berlanjutnya sentimen risk off (aksi jual aset berisiko) di tengah kekhawatiran eskalasi Timur Tengah.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong melihat investor masih cenderung menunggu atau wait and see dengan perkembangan seputar Iran-Israel.

Sebab, kondisi geopolitik masih penuh ketidakpastian apabila akan meluas, terisolir atau malah meningkat.

Selain itu, lanjutnya, investor juga mengantisipasi hasil rapat dewan kebijakan The Fed atau FOMC.

Ekspektasi pasar menunjukkan The Fed bakal menahan suku bunga acuannya.

Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (18/6), bergerak melemah terbatas di kisaran 16.200- 16.350 rupiah per dollar AS pada perdagangan Rabu (18/6).

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan, Selasa (17/6), di Jakarta melemah 25 poin atau 0,15 persen daei sehari sebelumnya menjadi 16.290 rupiah per dollar AS.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menilai pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi peluang kecil Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan (BI-Rate).

“Peluang Bank Indonesia (BI) untuk kembali memangkas suku bunga acuan (BI Rate) pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dijadwalkan 17-18 Juni 2025 dinilai relatif kecil.

Hal tersebut terjadi karena tensi geopolitik dan perang Iran-Israel yang saat ini terjadi,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Selain itu, BI baru saja memangkas suku bunga pada pertemuan sebelumnya, sehingga ruang untuk menurunkan kembali BI-Rate dalam waktu cepat menjadi terbatas.

Begitu pula dengan The Fed yang diperkirakan \ menunda rencana pemangkasan suku bunga acuan.

“Hal ini akan semakin mempersempit ruang bagi BI untuk melanjutkan siklus pelonggaran moneter dalam waktu dekat,” kata Ibrahim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.