Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Samuel Wattimena: Potensi Pemanfaatan Kain Perca bagi UMKM

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 10:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Samuel Wattimena: Potensi Pemanfaatan Kain Perca bagi UMKM Doc: ANTARA
Ket. Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena, melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM di Semarang, Selasa (17/6/2025).

SEMARANG – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena, menyebutkan besarnya potensi memanfaatkan kain perca sisa industri garmen menjadi peluang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Di Jawa Tengah ini banyak sekali garmen yang mereka menyisakan (kain, red.) perca-perca," katanya, saat bertemu dengan sejumlah pengusaha lain perca dan rajut, di Semarang, Selasa (17/6).

Ia mengapresiasi adanya komunitas yang telah memanfaatkan limpahan kain perca sebagai bahan baku kerajinan, yakni Komunitas Ken Runtah dan Aura Rajut.

Namun, kata dia, potensi limbah kain perca yang ada dengan banyaknya industri garmen di Jateng dengan hanya ada dua komunitas yang memanfaatkan terlihat masih sangat kurang.

"Masih (kurang, red.). Dengan makin banyaknya komunitas, nanti akhirnya akan terbentuk komunitas yang bikin perlengkapan rumah tangga, pakaian anak, koleksi, dan sebagainya," katanya.

Ia mendorong semakin banyaknya komunitas UMKM bertumbuh yang nantinya akan menciptakan pasar yang terpola dan berkembang dengan sangat baik.

Pada kesempatan itu, Samuel yang juga desainer memberikan sejumlah masukan atas produk-produk kerajinan yang dihasilkan dua komunitas tersebut.

"Yang sangat lemah di kedua komunitas ini adalah warna. Padahal, kebudayaan kita dan kesenian kita penuh warna yang bisa kita eksplorasi," katanya.

Mengenai potensi pasar, ia mengingatkan para pelaku UMKM untuk mendasarkan pada data, misalnya dari jumlah penduduk di Kota Semarang yang mencapai 1,7 juta orang.

"Ini baru Kota Semarang. Sudah 1,7 juta penduduknya. Diambil 10 persennya, 170.000 orang, enggak mungkin. 10 persen lagi, 17.000 orang, enggak. Oke, 10 persen lagi berarti 1.700 orang, itu pun mereka ternyata tidak fokus di situ," katanya.

Kemudian, kata dia, jangkauan atas produk UMKM selama ini sangat tipis, misalnya hanya menyasar perempuan dengan produk baju, padahal banyak produk yang bisa dihasilkan dari kain perca, seperti sarung bantal, gorden, dan taplak.

"Mereka belum produksi itu. Kenapa? Selalu alasannya 'baju laku sih'. Tapi, kalau 50 orang bikin baju, kan akhirnya sibuk lagi dengan pasarnya, enggak ada," kata Samuel.

Sementara itu, Ketua Komunitas Aura Rajut Tri Astuti mengakui bahwa pewarnaan selama ini belum menjadi fokus, padahal sangat penting untuk produk kerajinan.

"Dengan adanya undangan ini, kami merasa beruntung sekali dan bersyukur bisa menambah ilmu, menambah wawasan, terutama soal pewarnaan rajut. Jadi, memang kami itu kurang sekali dengan wawasan permainan warna," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.