Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gandeng Sekolah Swasta, Wali Kota Agustina: Kita Akan Berikan Beasiswa Khusus Siswa Kurang Mampu

📅 Minggu, 09 Mar 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Gandeng Sekolah Swasta, Wali Kota Agustina: Kita Akan Berikan Beasiswa Khusus Siswa Kurang Mampu Doc: koran jakarta/henri peluppesy
Ket. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyiapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 dengan menggandeng sekolah swasta untuk memberikan beasiswa kepada siswa kurang mampu. Kebijakan ini diambil untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang tidak sebanding dengan jumlah lulusan di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti meminta Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk menyusun skema agar siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta melalui program beasiswa khusus bagi warga kurang mampu.

“Nanti misal SPP-nya dibayar Pemkot, tapi kita tidak bisa intervensi sekolah swasta. Saya minta kepala dinas untuk meminta slot agar bisa menggunakan beasiswa. Karena harus ada gotong royong dengan skema khusus ini,” ujar Agustina dalam acara Ngopi Bareng (Ngobrol Penting Bersama Stakeholder Pendidikan Kota Semarang) di Kota Semarang, Jawa Tengah, kemarin.

Dalam 100 hari masa kepemimpinannya, ia akan berfokus pada penciptaan iklim kondusif dalam SPMB tahun ini. Menurutnya, jika hanya mengandalkan daya tampung sekolah negeri, jumlah lulusan di Semarang tidak akan bisa terakomodasi secara menyeluruh.

“Harus melibatkan sekolah swasta, karena jika melihat daya tampung sekolah negeri dibandingkan jumlah lulusan, tentu tidak sebanding,” tambahnya.

Menurutnya, salah satu alasan utama orang tua enggan menyekolahkan anaknya di sekolah swasta adalah faktor biaya yang tinggi. Oleh karena itu, pemerintah harus berperan dalam mendukung pendidikan di sekolah swasta sebagai mitra penyelenggaraan pendidikan nasional.

“Saya yakin ada solusi. Problemnya bukan tidak mau ke sekolah swasta, tetapi karena biaya yang mahal. Maka sekolah swasta harus menjadi mitra dalam mencerdaskan anak bangsa, salah satunya dengan skema beasiswa,” jelasnya.

Dinas Pendidikan Kota Semarang akan melakukan perhitungan dan pemetaan terkait anggaran serta jumlah siswa kurang mampu yang berhak menerima beasiswa di sekolah swasta.

Pihaknya memastikan, anggaran beasiswa ini tidak hanya berasal dari APBD Pemkot Semarang, tetapi juga dari dana provinsi dan kontribusi pengusaha melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

“Ini masih dalam tahap perhitungan. Kebutuhannya berapa, nanti tidak hanya dari APBD, tapi kita juga bisa mengajukan ke provinsi dan meminta CSR khusus untuk beasiswa,” terangnya.

Prioritas utama program ini adalah membantu masyarakat miskin atau kurang mampu agar tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala biaya.

“Sekolah gratis yang sudah berjalan, kalau baik maka dilanjutkan, jika ada kekurangan akan ditambal. Intinya, tidak boleh ada anak yang tidak sekolah hanya karena biaya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menjelaskan bahwa pihaknya telah merancang beberapa konsep untuk siswa kurang mampu yang tidak mendapat kesempatan bersekolah di sekolah negeri.

“Ada arahan dari Ibu Wali Kota, jika siswa kurang mampu tidak bisa masuk sekolah negeri, mereka bisa bersekolah di sekolah swasta dengan skema atau fasilitas beasiswa,” kata Bambang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.