Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pramono Siap Bermitra Soal Ketahanan Pangan

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Siap Bermitra Soal Ketahanan Pangan Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur Jakarta, Pramono Anung

JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bersedia untuk bekerja sama dengan daerah-daerah lain, terutama dalam menyiapkan ketahanan pangan. “Untuk bekerja sama dengan daerah-daerah lain, terutama terkait dengan ketahanan pangan dan pengelolaan sampah, Pemprov Jakarta selalu siap,” tutur Pramono.

“Jakarta sangat senang dan gembira untuk bisa bekerja sama, berkolaborasi dengan semua kepala daerah terkait masalah pangan. Pertama-tama perlu dicari yang bisa dikerjasamakan,” katanya. Dia menyatakan ini dalam acara Rapat Kerja Gubernur Mitra Praja Utama (MPU) tahun 2025 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa.

Menurutnya, yang pertama Jakarta membuka diri untuk bekerja sama di bidang ketahanan pangan atau pertanian. Alasannya Jakarta sendiri tidak memiliki area untuk bercocok tanam. Jakarta hanya memiliki 2 persen area bercocok tanam.

“Itu pertanian modern. Inilah yang kami tawarkan, pertama bisa kerja sama untuk urusan beras, daging secara konkret. Kemudian juga untuk bidang-bidang lain,” kata Pramono. Selain itu, Jakarta juga membuka diri untuk bekerja sama di bidang pengelolaan sampah. Terlebih lagi, kini teknologi sampah sudah semakin canggih.

Salah satu cara untuk mengatasi sampah Jakarta dengan membuat Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). “Kami telah mendapatkan arahan secara langsung dari Presiden. Nantinya, dibangun 4 sampai 5 PLTSa,” katanya.

Terkait transportasi, Pramono mengatakan salah satu upaya penyelesaian masalah macet Jakarta dengan meluncurkan Transjabodetabek. Maka, Jakarta pun secara terbuka akan mendorong untuk terus melakukan pengembangan Transjabodetabek.

“Inilah yang akan betul-betul menjadi warna baru bidang transportasi. Kami akan setengah memaksa orang untuk menggunakan transportasi publik,” kata Pramono. Gubernur juga menyinggung upaya pemenuhan air bersih Jakarta. Saat ini, cakupan air bersih baru mencapai 71 persen.

Dia pun menargetkan seluruh warga Jakarta bisa mendapatkan air bersih pada tahun 2029. Jika pembangunan Waduk Karian tersendat, maka Pemprov siap mengambil alih proyek tersebut. “Nah yang seperti ini pasti kami harus bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Banten,” jelas Pramono.

Melalui forum tersebut, Pramono berharap kerja sama antardaerah dapat lebih erat, sehingga dapat bersama-sama membangun dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.