Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gaikindo: Industri Otomotif Nasional Sedang Lesu

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gaikindo: Industri Otomotif Nasional Sedang Lesu Doc: Antara
Ket. Jajaran petinggi dari Gaikindo, berfoto bersama usai jumpa wartawan di Jakarta, Rabu (18/6).

Jakarta - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohanes Nangoi mengatakan industri otomotif saat ini memang sedang tidak baik-baik saja, dikarenakan faktor global yang juga berdampak untuk industri otomotif baik lokal maupun global.

“Industri otomotif Indonesia memang sedang tidak baik-baik saja,” kata Yohanes Nangoi di Jakarta, Rabu (18/6).

Hal tersebut dikarenakan perekonomian secara global, memang sedang mendapatkan ujian yang cukup berat. Daya beli yang secara terus menerus tidak menunjukkan agresivitasnya sejak belakang ini, menjadikan beberapa industri tidak menunjukkan hal positif.

Data Gaikindo telah merilis bahwa penjualan secara Whole sales (dari pabrik ke diler) mengalami sedikit koreksi dengan jumlah mencapai 60.613 unit, turun 15,1 persen secara tahunan (YoY) dibanding pada periode Mei 2024 yang tercatat sebanyak sebanyak 71.391 unit.

Dalam segmen ritel (dari diler ke konsumen) juga mengalami hal yang serupa. Asosiasi tersebut mencatatkan penjualan hanya sebanyak 61.339 unit, juga turun 15,1 persen (YoY).

Oleh karena itu, pihaknya senantiasa  mencoba membangkitkan kembali gairah industri otomotif melalui kegiatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 pada 24 Juli sampai dengan 3 Agustus di ICE BSD, Tangerang.

Meski dikatakan tahun yang cukup berat, pameran ini masih mendapatkan sambutan yang baik dari berbagai pabrikan otomotif yang mengerahkan lini bisnis mereka di Tanah Air.

“Lebih dari 60 peserta, kalau tidak tidak salah ada 63. Komersial ada 43 merek mobil, 4 karoseri besar, sepeda motor ada 16 merek. Dan ini juga menjadikan pameran terbesar dan terlengkap di luar China,” tutur dia.

Pameran ini juga banyak dimanfaatkan oleh beberapa produsen otomotif untuk melakukan peluncuran kendaraan terbarunya di dunia, Asia dan juga untuk pasar Indonesia itu sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.