Penelitian Chimaera yang Bersejarah, Sel Manusia Tumbuh di Jantung Embrio Babi yang Berdetak
📅 Selasa, 17 Jun 2025, 07:35 WIB | Oleh: Haryo BronoPara ahli sepakat bahwa agar organ manusia yang tumbuh pada hewan dapat ditransplantasikan, organ tersebut harus seluruhnya terdiri dari sel-sel manusia untuk menghindari penolakan imun. Integrasi parsial yang terlihat dalam penelitian ini, meskipun signifikan, masih menyisakan banyak pekerjaan yang harus dilakukan.
Meskipun demikian, penelitian yang pertama kali dilaporkan oleh Nature ini merupakan langkah penting untuk mengatasi krisis kekurangan organ global. Dengan menggunakan babi yang organnya serupa dalam ukuran dan fungsi dengan manusia sebagai inkubator biologis, para ilmuwan berharap suatu hari nanti dapat menumbuhkan organ yang disesuaikan untuk pasien manusia, sehingga mengurangi waktu tunggu dan menyelamatkan nyawa.
Seiring dengan bidang ini yang terus mendorong batas-batas biologi sintetis dan pengobatan regeneratif, karya Lai dan timnya menggarisbawahi baik janji maupun tantangan kompleks dalam membangun organ yang kompatibel dengan manusia pada inang hewan.
Tingkatkan Pasokan Organ
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini penelitian chimaera manusia-hewan Tengah dalam perkembangan. Chimaera sendiri dapat diartikan orang/manusia atau hewan yang memiliki beberapa sel hidup di dalam tubuh mereka yang berasal dari orang atau hewan lain.
Chimaera dapat terjadi di alam misalnya sel-sel ibu dapat ditemukan pada anaknya beberapa dekade kemudian, sama seperti sel-sel anak dapat tetap berada di dalam tubuh ibu mereka. Hal ini dapat terjadi akibat transplantasi seperti transplantasi organ manusia ke manusia; atau hewan chimaera dapat diciptakan di laboratorium untuk digunakan dalam penelitian biomedis.
Kemampuan untuk memodelkan penyakit manusia secara lebih akurat dalam lingkungan laboratorium dapat sangat membantu peneliti dalam menemukan proses dan pengobatan penyakit yang mungkin tidak ditemukan jika tidak demikian. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!