Pelaku wisata harapkan geopark Dieng dukung pengembangan pariwisata
📅 Selasa, 17 Jun 2025, 11:05 WIB | Oleh: SujarDi sisi lain, kata dia, beberapa situs yang ada di Dieng juga dalam kondisi terancam seperti Telaga Balekambang yang mengalami sedimentasi.
Menurut dia, Telaga Balekambang berdasarkan mitologi masyarakat Dieng tembus hingga pantai selatan Pulau Jawa dan diyakini sebagai tempat persinggahan leluhur masyarakat setempat.
"Ini hal-hal yang harus dievaluasi, harus ditingkatkan, harus dikonservasi, sehingga geopark nasional Dieng ini nanti menjadi benar-benar bisa naik kelas, karena sangat memungkinkan untuk dijadikan sebagai geopark global," katanya.
Dengan demikian, kata dia, geopark Dieng diharapkan dapat mendukung keberlangsungan pariwisata berkelanjutan di dataran tinggi tersebut.
"Apalagi tahun ini, alhamdulillah saya kembali mengisi isian bahwa Dieng Kulon akan diajukan untuk menjadi desa wisata berstandar dunia. Isiannya hampir sama, bagaimana pelestarian lingkungannya, bagaimana kesiapan masyarakatnya, dan sebagainya," kata Alif.
Penetapan Dieng sebagai geopark nasional itu dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berdasarkan Surat Keputusan Nomor 172.K/GL.01/MEM.G/2025 yang diterbitkan pada 7 Mei 2025.
Luas geopark Dieng secara keseluruhan mencapai 319,36 kilometer persegi dengan rincian 161,25 kilometer persegi berada di wilayah Banjarnegara dan 158,11 kilometer persegi masuk wilayah Wonosobo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!