Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Vandalisme dan Tindakan Asusila, Pemkot Jaktim Pasang CCTV di Taman Mahoni

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 19:37 WIB | Oleh:
Cegah Vandalisme dan Tindakan Asusila, Pemkot Jaktim Pasang CCTV di Taman Mahoni Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto saat memberikan keterangan pers di Taman Makam Pangeran Jayakarta, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (17/6).

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur terus melakukan patroli dan pemasangan kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV) di Taman Mahoni, Ciracas, karena maraknya tindakan asusila.

"Saya sudah meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar melakukan pengawasan yang ketat, lebih banyak yang mengawasi, lebih baik. Kita juga akan berencana memasang CCTV," kata Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto di Taman Makam Pangeran Jayakarta, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (17/6).

Dia juga meminta jajaran RT/RW, kelurahan, dan kecamatan setempat untuk turut terlibat dalam pengamanan dan ketertiban di area publik, seperti taman untuk mencegah tindakan vandalisme dan pelanggaran lainnya.

"Jadi, memang untuk pengamanan taman-taman harus diperketat, bekerja sama dengan lingkungan setempat seperti RT dan RW," ujarnya.

Selain itu, Pemkot Jakarta Timur juga akan menggencarkan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga taman dan memahami fungsi taman sebagai wadah interaksi dan rekreasi, bukan untuk dikotori dengan aksi yang tak pantas.

"Jadi, gimana rasanya jadikan taman itu, kalau masyarakat datang ke taman memang dengan tujuannya adalah interaksi dan rekreasi. Jadi jangan dikotori dengan aksi-aksi yang tidak terpuji," tegas Kusmanto.

Terkait pemasangan CCTV, Pemkot Jaktim akan membahas dan menunggu kebijakan anggaran dari Sudin Komunikasi, Informatika, Statistik (Kominfotik).

Menurut Kusmanto, pemasangan kamera CCTV di berbagai titik strategis dalam taman untuk memantau aktivitas dan mencegah terjadinya tindakan yang tidak diinginkan. Sehingga, pengawasan taman dapat dilakukan secara terus-menerus, bahkan di luar jam kerja petugas patroli.

Selain itu, kata dia, CCTV juga dapat membantu mengidentifikasi pelaku vandalisme dan memberikan efek jera bagi mereka yang berniat merusak fasilitas taman.

"Kehadiran CCTV dapat memberikan rasa aman bagi pengunjung taman, karena mereka merasa lebih diawasi dan terlindungi," ujarnya.

Sebelumnya, warga Kecamatan Ciracas meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperketat pengawasan dan penjagaan di Taman Mahoni, Kepala Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur untuk mencegah tindakan asusila.

"Satpam di sini aja terbatas, harusnya Pemprov DKI bisa memberikan petugas lebih banyak, bergantian biar di Taman Mahoni lebih ketat lagi yang jaga. Jadi, tidak dipakai buat macam-macam," kata salah satu warga Ciracas, Budiman (29) saat ditemui di Jakarta, Jumat (13/6).

Aksi tersebut viral di media sosial video yang memperlihatkan sepasang remaja diduga melakukan tindakan asusila di Taman Mahoni.

Video sepasang remaja di Taman Mahoni viral diunggah akun Instagram @kabarcibubur24jam. Video tersebut menunjukkan perbuatan tidak layak yang dilakukan pada malam hari dan keadaan sepi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.