Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wujudkan Ketahanan Pangan, Khofifah Puji Model Pertanian Terpadu di Lamongan

📅 Senin, 16 Jun 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wujudkan Ketahanan Pangan, Khofifah Puji Model Pertanian Terpadu di Lamongan Doc: Antara
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin (kanan) dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kiri) meninjau kawasan Kampung Pandu, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan, Jawa Timur, Senin (16/6).

Lamongan, Jawa Timur - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut konsep pertanian terpadu (integrated farming) yang dikembangkan Kodim 0812 Lamongan sebagai wujud nyata ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Kampung Pandu menunjukkan bahwa pertanian, peternakan, dan perikanan bisa dikelola secara terpadu untuk memperkuat ketahanan pangan bahkan menuju kedaulatan,” ujarnya saat meninjau kawasan Kampung Pandu, Lamongan, Senin (16/6).

Ia mengapresiasi integrasi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang dilakukan jajaran TNI di wilayah tersebut dan menyatakan bahwa konsep tersebut bisa diterapkan di wilayah lain di Jawa Timur.

Menurut Khofifah, pendekatan tersebut juga mampu menciptakan efek ekonomi berganda, termasuk substitusi impor pakan melalui budidaya maggot untuk ikan dan unggas.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga memuji inovasi salah satu anggota TNI Pelda Dulhadi yang berhasil mengembangkan varietas padi PMJ 01 dengan teknologi tepat guna di lahan satu hektare dengan hasil panen delapan ton.

“Tanpa harus menunggu pakar atau teknologi mahal, integrated farming terbukti mampu mendorong ketahanan hingga kedaulatan pangan,” katanya.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menekankan pentingnya optimalisasi lahan melalui inovasi sesuai kemampuan dan pengetahuan masing-masing.

“Jangan jenuh berinovasi. Kembangkan terus agar bisa menjadi pilot project di tempat lain,” tuturnya.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menambahkan, kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam mempercepat swasembada pangan nasional.

“Terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam upaya bersama mewujudkan swasembada pangan di Lamongan,” katanya.

Dalam kunjungan itu, juga dilakukan panen varietas padi unggul PMJ 01 dan VKP 01 serta peresmian Bukit Tidar oleh Pangdam V/Brawijaya sebagai bagian dari kawasan eduwisata pertanian terpadu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.