Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pimpin Forum Riset ASEAN, Indonesia Buka Peluang Kolaborasi Lintas Negara

📅 Senin, 16 Jun 2025, 16:55 WIB | Oleh:
Pimpin Forum Riset ASEAN, Indonesia Buka Peluang Kolaborasi Lintas Negara Doc: ANTARA/HO-BRIN
Ket. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Laksana Tri Handoko (kanan) menghadiri agenda The 20th ASEAN Ministerial Meeting On Science, Technology And Innovation (AMMSTI-20) di Siem Reap, Kamboja,.

JAKARTA - Indonesia melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka peluang kolaborasi riset lintas negara, dengan mengepalai ASEAN Ministerial Meeting on Science, Technology and Innovation (AMMSTI) dan ASEAN Committee on Science, Technology and Innovation (Costi) 2025.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko di Jakarta, Senin (16/6) menegaskan pentingnya forum ini untuk memperkuat kerja sama riset antar negara ASEAN dan mitra strategis internasional dalam membangun ekosistem sains, teknologi, dan inovasi yang kolektif dan inklusif.

Sebagai ketua AMMSTI, Indonesia melalui BRIN mengusulkan topik-topik prioritas yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional, termasuk pangan, kesehatan, ekonomi biru, ekonomi sirkular, mitigasi kebencanaan, dan teknologi antariksa.

"Rencana kerja ASEAN COSTI ini kami sinergikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029," kata Handoko.

Dalam hal ini, Handoko menjelaskan pihaknya memainkan peran aktif dalam sembilan subkomite ASEAN Costi yang meliputi bidang-bidang strategis seperti bioteknologi, kelautan, sains material, energi berkelanjutan, hingga aplikasi teknologi antariksa.

"Seluruh pengampu subkomite berasal dari BRIN, kecuali subkomite meteorologi dan geofisika yang diampu oleh BMKG," ujarnya.

Dalam forum ini, Handoko menyebutkan BRIN membuka peluang luas untuk memperkuat jejaring internasional dan memfasilitasi kolaborasi riset lintas negara.

Berbagai upaya dan skema pendukung telah disiapkan, termasuk mobilitas periset, program peningkatan kapasitas SDM, hingga pendanaan riset.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kita ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat gravitasi kolaborasi riset di kawasan," tegasnya.

Selain kolaborasi ASEAN, forum AMMSTI-Costi juga mendorong keterlibatan mitra negara maju dalam mendukung pengembangan iptek di Asia Tenggara.

Melalui skema ASEAN plus negara-negara mitra seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Uni Eropa dapat turut serta mendukung agenda riset kawasan.

"Kami tidak ingin hanya berhenti pada deklarasi. Targetnya adalah implementasi nyata dalam bentuk program bersama dan output riset yang terukur," ucap Laksana Tri Handoko.

Diketahui, AMMSTI-Costi adalah forum utama kerja sama antarnegara ASEAN dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Kegiatan tersebut berlangsung mulai 16 – 20 Juni 2025 di Gedung BJ. Habibie, Jl. MH. Thamrin No. 8, Jakarta. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
Nasional
Pascagempa di Laut Sulawesi...
Ekonomi
IHSG Pagi Ini Melemah, Dipi...
Megapolitan
PWI Jaya Gelar OKK Peningka...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.