Tiongkok Peringatkan G7 Agar Tak Jadikan Isu Ekonomi sebagai Alat Politik

Minggu, 15 Jun 2025, 15:55 WIB

JAKARTA - Tiongkok memperingatkan negara-negara anggota Kelompok Tujuh (G7) agar tidak memanipulasi isu-isu yang berkaitan dengan negara tersebut demi kepentingan politik mereka, menjelang dimulainya KTT G7 selama tiga hari di Kanada pada hari Minggu. Peringatan ini disampaikan Lin Jian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, dalam konferensi pers rutin pada Jumat.

Pernyataan tegas Beijing ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global antara Tiongkok dan Amerika Serikat, serta ketegangan diplomatik terkait posisi G7 terhadap isu-isu strategis dunia. Lin menuduh G7 masih terjebak dalam mentalitas Perang Dingin, serta kerap ikut campur dalam urusan dalam negeri negara lain dan menghambat pembangunan negara berkembang.

Ket. Foto: Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian berbicara dalam konferensi pers di Beijing, Tiongkok — Sumber: Reuters

“Blok ini harus berhenti mencampuri urusan dalam negeri negara lain, berhenti merusak pembangunan negara lain, dan berhenti memanipulasi isu-isu yang terkait dengan Tiongkok,” ujar Lin. Ia juga menegaskan bahwa praktik G7 yang cenderung memicu konfrontasi dan konflik "ditakdirkan untuk gagal".

Ketegangan ini mengingatkan pada komunike G7 tahun 2024 di Italia, di mana Tiongkok disebut lebih dari 20 kali. Saat itu, G7 menyatakan keprihatinan atas praktik bisnis yang dianggap tidak adil oleh perusahaan-perusahaan Tiongkok dan memperingatkan kemungkinan sanksi terhadap lembaga keuangan Tiongkok yang dituduh membantu Rusia dalam perangnya di Ukraina.

Tiongkok juga merasa terusik dengan kehadiran negara-negara nonanggota G7, seperti India dan Brasil, dalam forum G7 tahun lalu. Beijing menilai langkah ini sebagai upaya Barat memecah belah solidaritas negara-negara Selatan Global, yang selama ini menjadi mitra strategis Tiongkok dalam berbagai forum multilateral.

Pertemuan G7 kali ini akan dihadiri oleh pemimpin baru dari lima negara anggota – Inggris, Kanada, Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat – di tengah dinamika geopolitik yang terus berubah dan tekanan untuk memperkuat kerja sama ekonomi, keamanan, dan iklim.

Dengan eskalasi retorika dari Beijing, pertemuan G7 di Kanada diperkirakan akan semakin menyoroti ketegangan sistemik antara blok negara-negara maju Barat dan Tiongkok, yang terus tumbuh sebagai kekuatan global dengan pengaruh ekonomi dan diplomatik yang signifikan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.