Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dampak Banjir Lahar Dingin, BNPB Kucurkan Rp3,72 M untuk Perbaikan Rumah

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 18:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Banjir Lahar Dingin, BNPB Kucurkan Rp3,72 M untuk Perbaikan Rumah Doc: Antara
Ket. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Budi Perwira Negara.

Lubuk Basung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia mengalokasikan dana sebesar Rp3,72 miliar untuk memperbaiki sebanyak 80 unit rumah yang rusak dampak banjir lahar dingin Gunung Marapi di Kabupaten Agam Sumatera Barat pada Mei 2024.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Budi Perwira Negara di Lubuk Basung Minggu mengatakan, dana Rp3,72 miliar itu untuk memperbaiki rumah rusak berat sebanyak 54 unit dengan dana Rp3,24 miliar, rusak sedang enam unit dengan dana Rp180 juta dan rusak ringan 20 unit dengan dana Rp300 juta.

"Satu unit rumah rusak berat dengan dana Rp60 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak ringan Rp15 juta," katanya pada Minggu (15/6).

Ia menjelaskan, perbaikan rumah tersebut sesegera mungkin dilakukan dengan target selesai pada Desember 2025.

Kemudian untuk pembangunan rumah rusak berat melalui rekanan yang mendapatkan rekomendasi dari BNPB.

Sedangkan pembangunan rumah rusak sedang dan ringan dilakukan oleh masyarakat penerima.


"Pencairan uang per termin dan melihat progres kerja rumah tersebut. Pembangunan rumah tidak boleh di lokasi bencana sebelumnya, harus mendapatkan rekomendasi dari Badan Geologi dan lainnya," katanya.

Ia menambahkan, dasar pengerjaan rumah tersebut sesuai petunjuk pelaksana bantuan dana siap pakai stimulan perbaikan atau pembangunan kembali rumah masyarakat yang rusak akibat bencana Nomor: 5 Tahun 2024 dari BNPB Republik Indonesia.

Ke 80 unit rumah itu tersebar di Kecamatan Sungai Pua, Ampek Angkek, Canduang, Banuhampu, dan Malalak.

Sebelumnya jumlah rumah rusak akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi sebanyak 258 unit berdasarkan data yang dihimpun tim dari pemerintah nagari atau desa, dengan dana awal pembangunan yang dialokasikan BNPB Rp6,82 miliar.

Setelah itu dilakukan verifikasi dan validasi data awal yang dilakukan tim yang berasal dari BPBD Agam, Dinas Perumahan dan Permukiman Agam, Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Agam dan lainnya, didampingi BNPB pusat melalui program hinaris.

Data tersebut dicocokkan dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Lalu ditetapkan berdasarkan nama dan alamat atau by name by address (BNBA) dan data itu ditetapkan melalui surat keputusan bupati.

Selanjutnya proses berjalannya dalam rangka mendapatkan data kerusakan dilakukan verifikasi dan validasi untuk mencocokkan kerusakan dengan kategori kerusakan 20-30 persen dengan kondisi rusak ringan, 30-70 rusak sedang dan 70 ke atas rusak berat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.