Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kolaborasi Tangani Rabies, Pemkab Mabar Apresiasi JAAN Domestic

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 03:00 WIB | Oleh:
Kolaborasi Tangani Rabies, Pemkab Mabar Apresiasi JAAN Domestic Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Foto bersama peserta dalam focus group discussion dan actual planning komunitas, seniman dan influencer yang dilaksanakan JAAN Domestic Indonesia di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

LABUAN BAJO - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengapresiasi Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Domestik Indonesia yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat guna menangani penyebaran rabies di daerah itu.

"Kami dari dinas sangat berterimakasih karena dengan kolaborasi ini sebagai wadah untuk sosialisasi, untuk semua pihak semakin paham apa itu rabies dan dampaknya terhadap kesehatan," kata Sekertaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Manggarai Barat Emerensi Jemat ditemui di Labuan Bajo, Kamis.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam focus group discussion dan actual planning komunitas, seniman dan influencer yang dilaksanakan JAAN Domestic Indonesia di Labuan Bajo.

Emerensi menambahkan bahwa penanganan penyebaran rabies oleh hewan pembawa rabies (HPR) akan lebih efektif melibatkan banyak pihak termasuk lembaga swadaya masyarakat, pecinta hewan kesayangan, komunitas, media dan masyarakat lainnya.

Pencegahan penularan rabies, lanjut dia, tidak hanya pada penanganan dampak, tetapi lebih daripada itu adalah bagaimana memberikan kesadaran kepada masyarakat agar secara kolektif melakukan berbagai upaya pencegahan seperti vaksinasi rabies.

"Kenapa rabies ditakuti karena bersifat zoonosis, kalau anjing menggigit kita maka akan berpotensi terkena rabies, sehingga membutuhkan penanganan oleh petugas kesehatan menggunakan vaksin anti rabies," ujarnya.

Ia juga menjelaskan tercatat jumlah kasus rabies sejak tahun 2021-2024 di Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 20 kasus. Belasan kasus rabies ini tercatat di Kecamatan Welak sebanyak empat kasus, Boleng dua kasus, Komodo tujuh kasus, Kuwus Barat satu kasus, Lembor empat kasus, Lembor Selatan satu kasus, Ndoso satu kasus dan Welak empat kasus.

Kasus rabies terbanyak tercatat pada tahun 2023 sebanyak 11 kasus, tahun 2022 sebanyak lima kasus, dan tahun 2021 serta 2024 masing-masing sebanyak dua kasus.

"Kami terus melakukan vaksinasi guna mencegah penularan rabies dan total persentase realisasi vaksinasi di Kabupaten Manggarai Barat hingga saat ini sebesar 76,6 persen dari realisasi vaksinasi HPR sebanyak 15.196 ekor HPR yakni anjing kucing dan kera," katanya.

Untuk ketersediaan vaksin HPR, lanjut dia, Pemkab Manggarai Barat memiliki stok akhir dosis pada tahun 2024 sebanyak 10.259 dosis vaksin dan merencanakan pengadaan vaksin di tahun 2025 sebanyak 10.300 sosis vaksin.

"Pada tahun 2025 ini belum terdapat kasus rabies dan kami terus berupaya menekan laju penyebaran rabies tidak hanya melalui vaksinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak tetapi dengan program inovasi Kunjungan Rumah Berantas Rabies (Kumbara)," katanya.

Sementara itu, Chief Operating Officer JAAN Domestik Indonesia Merry Ferdinandez menekankan pentingnya pencegahan dan penanganan penyakit rabies serta kesadaran tentang pentingnya kesejahteraan hewan.

"Kami ingin bantu NTT dan Manggarai Barat untuk pengendalian penyebaran rabies yang berbasis kesejahteraan hewan," katanya.

Ia juga menambahkan kolaborasi berbagai pihak sangat dibutuhkan agar masyarakat luas semakin sadar dan secara bersama-sama dapat menanggulangi penularan rabies sebab masih ditemukan masyarakat yang belum sadar untuk melakukan vaksinasi HPR.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.