Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Narkotika Cair yang Diselundupkan WNA Asal Malaysia ke Kepri Digagalkan Polresta Tanjungpinang

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 13:47 WIB | Oleh:
Narkotika Cair yang Diselundupkan WNA Asal Malaysia ke Kepri Digagalkan Polresta Tanjungpinang Doc: antara foto
Ket. Barang bukti penyelundupan narkotika cair oleh WNA asal Malaysia ke Kepri.

TANJUNGPINANG - Polresta Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau (Kepri) menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia berinisial VWC (34), karena membawa narkotika jenis sintesis cair untuk diselundupkan ke wilayah tersebut.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi menyampaikan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi warga tentang adanya seorang WNA berangkat dari Malaysia menuju Kota Batam, lalu melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Sri Bintan (SBP) Kota Tanjungpinang untuk mengedarkan narkotika, pada 30 Mei 2025.

"Sekira pukul 15.00 WIB, kami berhasil menangkap pelaku di pelabuhan SBP. Saat ditangkap, pelaku kooperatif dan mengakui hendak mengedarkan narkotika itu di Tanjungpinang," kata Kapolresta Tanjungpinang dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (12/6).

Dari tangan pelaku VWC, polisi mengamankan barang bukti berupa narkotika golongan I jenis ganja sintesis cair yang dikemas dalam sepuluh botol liquid vape, dengan berat kotor 177,15 gram, lalu ditambah satu paket diduga narkotika golongan I jenis sabu, dengan berat kotor 2,36 gram.

Kapolresta menyatakan bahwa narkotika cair itu rencananya diedarkan dalam bentuk liquid vape, yaitu cairan yang digunakan dalam perangkat vape atau rokok elektrik untuk menghasilkan uap saat dihirup.

"Cairan itu akan disuntikkan dua sampai tiga kali ke dalam wadah menyimpan cairan vape (catridge vape), untuk kemudian dihisap oleh penggunanya," ungkap Kombes Hamam.

Hamam menjelaskan temuan narkotika cair itu merupakan pertama kalinya terjadi di Tanjungpinang. Barang haram tersebut diproduksi di luar negeri. Harganya dibandrol sekitar Rp3 juta, untuk ukuran botol liquid 10 mililiter.

Sementara, pelaku VWC bertindak sebagai kurir atau pengantar barang kepada pemesan/pembeli. Ia mendapat upah sebesar RM1.300 atau sekitar Rp5 juta jika berhasil mengantarkan barang tersebut.

Pelaku mendapatkan pekerjaan mengedarkan benda terlarang itu dari seorang bandar narkotika berinisial A, yang diduga berasal dari luar negara Indonesia.

"Narkotika jenis ganja cair ini berbahaya bagi pengguna, karena efek samping dan reaksinya sangat kuat," ungkapnya.

Pelaku VWC kini ditahan di Mapolresta Tanjungpinang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kasus ini, termasuk mencari tahu pemesan dari ganja cair tersebut.

Pelaku terancam dijerat Pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.