Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MRT Jakarta Kaji Perluasan Rute ke Tangerang Selatan Tanpa Dana APBD

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 15:05 WIB | Oleh:
MRT Jakarta Kaji Perluasan Rute ke Tangerang Selatan Tanpa Dana APBD Doc: Koran Jakarta / Paundra Zakirulloh

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov DKI, tengah merencanakan studi awal untuk memperluas layanan transportasi massalnya ke wilayah Tangerang Selatan. Studi ini dirancang tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Farchad Mahfud, menyampaikan bahwa penjajakan ini dilakukan untuk merespons kebutuhan transportasi lintas provinsi yang semakin mendesak, terutama dalam upaya mengurai kemacetan di wilayah Jabodetabek. "Kami ingin memulai studi atau penjajakan pengembangan rute tersebut tanpa pendanaan pemerintah, atau setidaknya menggunakan skema KPBU," ujarnya di Jakarta, Kamis (11/7/2025).

Menurut Farchad, perluasan rute ke Tangerang Selatan memerlukan pendekatan yang cermat karena menyangkut perbedaan kapasitas fiskal, sosial, dan administratif antarprovinsi. Oleh karena itu, kerja sama erat dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjadi hal yang krusial. Ia menambahkan bahwa Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebelumnya telah melakukan kajian atas beberapa rute, namun pihaknya juga sedang mengeksplorasi opsi jalur baru dengan pendekatan pengembangan layanan yang lebih strategis dan inovatif.

Sebelumnya, PT MRT Jakarta telah menjalin komunikasi dengan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, serta berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk membahas kelanjutan rencana ini.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut membenarkan bahwa pembahasan mengenai perluasan rute layanan MRT ke Tangerang Selatan masih berlangsung di tingkat kebijakan. Ia menegaskan bahwa setelah penyelesaian sebagian besar rute selatan dan dimulainya pembangunan rute barat dan timur, langkah berikutnya adalah memperluas konektivitas ke wilayah penyangga seperti Tangerang Selatan.

"Ya, saat ini kami sedang membahas perluasan rute layanan MRT. Setelah rute Utara dan Selatan sudah relatif selesai, dan rute Barat serta Timur mulai berjalan, maka perluasan ke Tangerang Selatan sangat dibutuhkan,” ujar Gubernur Pramono.

Dengan inisiatif ini, diharapkan sistem transportasi publik di Jabodetabek akan semakin terintegrasi dan mampu mendorong pergeseran masyarakat dari kendaraan pribadi ke moda angkutan massal yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.