Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BP Haji Akan Naik Status Jadi Kementerian, Prabowo Siapkan Regulasi Jelang Musim Haji 2026

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 14:55 WIB | Oleh:
BP Haji Akan Naik Status Jadi Kementerian, Prabowo Siapkan Regulasi Jelang Musim Haji 2026 Doc: Jakarta Globe

JAKARTA - Badan Pengelola Haji Indonesia (BP Haji) akan diubah menjadi kementerian penuh menyusul arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Pengumuman tersebut disampaikan oleh seorang pejabat senior BP Haji pada Kamis, menandai reformasi besar dalam pengelolaan ibadah haji Indonesia.

Selama ini, penyelenggaraan haji ditangani oleh Kementerian Agama, meski Indonesia secara konsisten mengirim jemaah terbanyak di dunia ke Arab Saudi. Jumlah jemaah haji Indonesia pada musim terakhir tercatat lebih dari 220.000 orang, menjadikan pengelolaan haji sebagai salah satu operasi logistik terbesar dalam pelayanan publik nasional.

Menurut Ichsan Marsha, penasihat senior di BP Haji, Presiden Prabowo akan membentuk Kementerian Haji sebagai lembaga tersendiri yang memiliki otoritas penuh untuk mengelola ibadah haji mulai musim haji tahun depan.
“Pak Presiden akan menaikkan status BP Haji menjadi kementerian, yang diberi wewenang penuh untuk mengelola haji Indonesia mulai tahun depan,” kata Ichsan kepada Beritasatu TV. “Ini adalah aspirasi beliau sejak lama, bahkan sebelum menjabat sebagai presiden.”

Ichsan juga mengungkapkan bahwa Kementerian Hukum dan HAM sedang menyusun peraturan baru yang akan menjadi dasar hukum pembentukan Kementerian Haji.
“Kami sepenuhnya siap untuk mengambil tanggung jawab penuh sebagai penyelenggara tunggal ibadah haji di Indonesia, insyaallah,” ujar Ichsan.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tekanan terhadap sistem pengelolaan haji di Tanah Air. Dengan jumlah pendaftar haji yang mencapai sekitar 5,4 juta orang, dan kuota tahunan rata-rata sebesar 200.000 jemaah, masa tunggu ibadah haji di Indonesia kini mencapai lebih dari 25 tahun.

Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia dituntut memiliki sistem haji yang lebih profesional, transparan, dan berdedikasi penuh. Pembentukan Kementerian Haji diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, serta pelayanan kepada jemaah dari masa pendaftaran hingga kepulangan ke Tanah Air.

Transformasi BP Haji menjadi kementerian juga mencerminkan komitmen pemerintahan Prabowo untuk membenahi birokrasi pelayanan umat sekaligus merespons kebutuhan strategis Indonesia dalam diplomasi dan pengelolaan kuota haji global di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.