Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PPIH Pastikan Peserta Safari Wukuf Telah Kembali ke Hotel

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 18:54 WIB | Oleh:
PPIH Pastikan Peserta Safari Wukuf Telah Kembali ke Hotel Doc: ANTARA/HO-Kemenag
Ket. Petugas haji memulangkan jamaah peserta safari wukuf ke hotel masing-masing di Makkah, Selasa (10/6).

MAKKAH - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyafariwukufkan 477 peserta haji lansia, risiko tinggi, dan penyandang disabilitas dan saat ini sudah dikembalikan lagi ke hotel mereka masing-masing di Makkah.

"Saat ini, sebagian jamaah yang ikut program safari wukuf telah kembali ke hotelnya masing-masing. Dan sebagian lagi kami jadwalkan malam ini untuk bisa kembali ke hotel asal," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief di Makkah, Selasa (10/6).

Sebelumnya, jelang puncak haji di Arafah, mereka diinapkan di hotel transit. Hilman turut memantau proses evakuasi atau pengembalian jamaah haji yang ikut safari wukuf di hotel transit kembali menuju pemondokannya masing-masing.

Hilman berharap program safari wukuf menjadi alternatif yang akan terus dikembangkan sebagai pelayanan terbaik bagi jamaah.

"Program ini menjadi satu alternatif yang terus kami kembangkan karena sangat bermanfaat untuk jamaah yang kesulitan dalam melakukan ibadah haji, terutama saat wukuf di Arafah. Bisa karena keterbatasan fisik, penyakit bawaan, atau mobilitas yang tidak memadahi," kata Hilman.

Hilman menyampaikan terima kasih kepada sekitar 120 petugas haji yang mendampingi 477 peserta safari wukuf. Menurutnya, para petugas menjalankan amanahnya dengan penuh ketelatenan, kesabaran dan kesungguhan untuk melayani jamaah haji safari wukuf.

"Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi lebih dari 120 petugas yang mendampingi jamaah safari wukuf. Tentu butuh ketelatenan, kesabaran dan kesungguhan memberikan pelayanan yang terbaik," kata Hilman.

Kemenag berencana akan menjadikan safari wukuf sebagai program unggulan Kementerian Agama.

"Kami akan kabarkan kepada Pemerintah Arab Saudi tentang safari wukuf dan insya Allah akan menjadi program unggulan," kata Hilman.

Walaupun safari wukuf akan dijadikan sebagai program unggulan, Hilman berharap jumlah jamaah program tersebut tahun depan menurun, sebagai indikasi meningkatnya istithaah atau kemampuan kesehatan jamaah haji Indonesia.

"Justru kita ingin kurangi jumlahnya, karena kita ingin meningkatkan istithaahnya. Kalau dari tahun ke tahun jumlah jamaah safari wukuf semakin bertambah, itu artinya istithaahnya kurang berhasil. Kami ingin semakin kuat istithaahnya sehingga proses perjalanan ibadah haji menjadi lebih mudah bagi jamaah," kata dia.

Dari 2.600 orang yang diusulkan ikut safari wukuf tahun ini, terjaring hanya 477 peserta haji untuk mengikuti program tersebut.

"Tahun depan semoga istithaah lebih baik, sehingga jumlah jemaah safari wukuf semakin berkurang," kata Hilman. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Jangan Panik! Khofifah Mint...
Olahraga
Timnas Futsal Indonesia Tel...
Rona
Sambut 2027, Ayu Ting Ting ...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.