Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Patut Dicontoh! Disnaker Kota Mataram Melatih Kerja Puluhan Pengangguran di Bidang Juru Las

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 20:26 WIB | Oleh:
Patut Dicontoh! Disnaker Kota Mataram Melatih Kerja Puluhan Pengangguran di Bidang Juru Las Doc: ANTARA/HO-Disnaker Kota Mataram
Ket. Puluhan peserta pelatihan kerja las pemula di laksanakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengikuti kegiatan pembukaan pelatihan kerja juru las di Mataram, Rabu (11/6).

MATARAM - Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebut puluhan pengangguran di Mataram mengikuti pelatihan kerja juru las pemula untuk menciptakan wirausaha mandiri.

"Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menekan angka pengangguran dan mengurangi kemiskinan ekstrem di Kota Mataram," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram H Rudi Suryawan di Mataram, Rabu (11/6).

Hal tersebut disampaikan usai membuka kegiatan pelatihan kerja juru las pemula yang diikuti 32 peserta yang merupakan perwakilan masyarakat pencari kerja di enam kecamatan se-Kota Mataram.

Dikatakan, kegiatan pelatihan juru las pemula itu dilaksanakan selama 14 hari ke depan, untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan dalam melakukan pekerjaan pengelasan.

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan pengetahuan teoritis, praktik pengelasan dengan berbagai jenis metode, dan pengenalan berbagai jenis material yang dapat dikerjakan.

"Selama kegiatan pelatihan tersebut, kami bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) yang sudah bersertifikasi," katanya.

Setelah peserta mengikuti pelatihan selama 14 hari, lanjutnya, para peserta akan mendapatkan berbagai peralatan untuk las atau sesuai jenis pelatihan.

Hal itu bertujuan sebagai modal awal peserta untuk membuka usaha sendiri, sehingga bisa mendapatkan penghasilan, menjadi wirausaha mandiri, serta mampu meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Setelah terima pelatihan dan bantuan peralatan, kami akan turun melakukan pengawasan dan evaluasi para peserta," katanya.

Lebih jauh Rudi menambahkan, sebanyak 32 peserta yang ikut pelatihan dinilai memenuhi syarat yang ditetapkan antara lain, berusia 18-45 tahun, ber-KTP (Kartu Tanda Penduduk) Kota Mataram, belum bekerja atau menganggur, belum pernah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Mataram, dan terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

"Kriteria itu kami tetapkan agar apa yang menjadi tujuan program pelatihan kerja bisa tepat sasaran," katanya menambahkan.

Untuk pelaksanaan pelatihan kerja tahun 2025, sambung Rudi, pihaknya mengalokasikan anggaran sekitar Rp900 juta bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DHCHT).

Selain pelatihan juru las, Disnaker juga akan melaksanakan pelatihan mesin pendingin atau AC menyasar 32 orang, tata boga dan tata rias dengan target sasaran 80 orang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.