Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang: Dua Kapal Induk Tiongkok Terpantau di Pasifik

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang: Dua Kapal Induk Tiongkok Terpantau di Pasifik Doc: AFP/ANTHONY WALLACE
Ket. Kapal induk milik AL Tiongkok, Liaoning, saat berlayar di perairan Hong Kong pada Juli 2017 lalu. Pada Selasa (10/6), Kementerian Pertahanan Jepang melaporkan bahwa dua kapal induk Tiongkok saat ini terpantau beroperasi di Samudra Pasifik.

TOKYO – Dua kapal induk Tiongkok terpantau beroperasi di Samudra Pasifik untuk pertama kalinya. Menurut Kementerian Pertahanan Jepang langkah tersebut merupakan pengungkapan perluasan kegiatan militer Beijing.

Beijing mengatakan pada Selasa (10/6) bahwa kapal induk Shandong dan Liaoning sedang melakukan pelatihan rutin.

"Kami yakin tujuan militer Tiongkok adalah untuk meningkatkan kemampuan operasionalnya dan kemampuan untuk melakukan operasi di wilayah yang jauh," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Jepang kepada AFP.

Menteri Pertahanan, Gen Nakatani, mengatakan kepada wartawan bahwa penampakan tersebut menunjukkan bahwa area aktivitas militer Tiongkok sedang meluas.

"Jepang telah menyatakan posisinya bahwa aktivitas Tiongkok tidak boleh mengancam keselamatan Jepang melalui jalur diplomatik ke Beijing,” kata Menhan Nakatani. “Militer Jepang akan terus memantau dan berpatroli secara ketat terhadap operasi kapal perang Angkatan Laut Tiongkok,” imbuh dia.

Penggunaan aset angkatan laut dan udara Tiongkok untuk menekan klaim teritorialnya telah mengguncang Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di kawasan Asia-Pasifik.

Seorang juru bicara Angkatan Laut Tiongkok menyebut aktivitas kapal tersebut sebagai latihan rutin yang dimaksudkan untuk menguji kemampuan pertahanan pasukan, dalam sebuah pernyataan daring.

Ketika ditanya tentang langkah tersebut pada jumpa pers rutin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, menegaskan kembali pernyataan yang diberikan sehari sebelumnya tentang pelayaran Liaoning.

"Aktivitas kapal perang Tiongkok di wilayah laut terkait sepenuhnya sejalan dengan hukum internasional dan praktik internasional," ucap dia seraya menambahkan bahwa Jepang harus memandang masalah ini secara objektif dan rasional.

Sebelumnya pada Senin (9/5), kapal induk Shandong terpantau berlayar di dalam perairan ekonomi Jepang di sekitar atol Pasifik terpencil Okinotori, kata Kementerian Pertahanan Jepang.

Kapal tersebut didampingi oleh empat kapal lain termasuk kapal perusak bersenjata misil, serta jet tempur dan helikopter yang melakukan lepas landas dan pendaratan di sana, dan juga terlihat berlayar melalui perairan Pasifik pada Sabtu (7/6).

Kementerian sebelumnya mengatakan bahwa kapal induk Tiongkok lainnya, Liaoning, dan armadanya memasuki zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang di Pasifik selama akhir pekan, sebelum keluar untuk melakukan latihan yang melibatkan jet tempur.

Pejabat pertahanan Jepang dan AS mengatakan Tiongkok ingin mendorong militer Amerika keluar dari apa yang disebut "rantai pulau pertama" dari Jepang hingga Filipina. Pada akhirnya, strateginya adalah mendominasi wilayah sebelah barat dengan "rantai pulau kedua" di Pasifik antara Kepulauan Ogasawara milik Jepang yang terpencil dan wilayah AS di Guam, kata mereka.

Perluas Kemampuan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Gempa Venezuela: Peru Putus...
  • Kabar Baik! Pemerintah Pertahankan Bunga KUR 6 Persen, UMKM Dapat Angin Segar
    Preview komentar:
    Thank you for sharing this informative article. Thank ...
  • Wajib Tahu, Ini 3 Dampak Negatif Penyebaran Hoaks Selama Pemilu
    Preview komentar:
    Thank you for sharing this informative article. Thank ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.