Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kepri Sebut Rapat di Hotel Disesuaikan dengan Skala Prioritas

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 17:30 WIB | Oleh:
Pemprov Kepri Sebut Rapat di Hotel Disesuaikan dengan Skala Prioritas Doc: antara foto
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Adi Prihantara

TANJUNGPINANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Adi Prihantara mengungkapkan kebijakan kegiatan atau rapat di hotel akan disesuaikan dengan skala prioritas di lingkup pemerintah daerah setempat.

Hal itu disampaikan Sekda Adi usai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membuat kebijakan kembali mengizinkan pemerintah daerah menggelar rapat di hotel atau restoran.

"Skala prioritas itu, misalnya ada rapat penting dengan tamu dari tingkat pusat, maka diperkenankan rapat di hotel. Tapi, kalau rapat skala kecil atau tak begitu penting, bisa menggunakan fasilitas kantor," kata Sekda Adi di Tanjungpinang, Selasa (10/6).

Selain itu, kata dia, pelaksanaan rapat di hotel tentu harus mempertimbangkan kondisi keuangan daerah, mengingat Pemprov Kepri sedang melakukan efisiensi angggaran sebagaimana Instruksi Presiden RI Prabowo Subianto.

Kendati demikian, sambungnya, Pemprov Kepri menyambut baik kelonggaran yang diberikan Mendagri Tito di tengah kebijakan efisiensi angggaran demi menjaga kelangsungan industri perhotelan atau restoran.

Harus diakui pula jika kegiatan operasional perhotelan di Kepri masih bergantung dengan kegiatan pemerintah, karena sekitar 25 persen pendapatan mereka (hotel) berasal dari belanja pemerintah.

“Kebijakan Mendagri itu bisa menyelamatkan pekerja hotel atau restoran dari ancaman PHK,” katanya.

Sementara, Mendagri Tito Karnavian memberikan lampu hijau kepada seluruh pemerintah daerah untuk kembali menggelar ragam kegiatan hingga rapat di hotel dan restoran.

Tito menekankan bahwa pemerintah harus memikirkan hotel dan restoran yang hidup dari agenda meeting, incentive, convention, dan exhibition (MICE).

Menurutnya lapangan usaha perhotelan dan restoran memiliki karyawan yang tidak sedikit dan juga rantai pasok makanan serta minuman. Kegiatan rapat di hotel dan restoran dapat menghidupkan para produsen yang memasok barang ke hotel dan restoran.

“Kurangi boleh, tetapi jangan sama sekali tidak ada, tetap laksanakan kegiatan di hotel dan restoran. Target betul hotel dan restoran yang kira-kira agak kolaps, buatlah kegiatan di sana supaya mereka bisa hidup," kata Mendagri saat menghadiri Musrenbang di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (4/6).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.