Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Soroti Potensi Pendapatan Daerah Jakarta yang Tak Tergali Maksimal

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 15:10 WIB | Oleh:
DPRD DKI Soroti Potensi Pendapatan Daerah Jakarta yang Tak Tergali Maksimal Doc: ANTARA
Ket. Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin saat memberi keterangan kepada pers di Jakarta, Selasa (10/6) hari ini.

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta masih sulit berpuas diri. Alih-alih berbangga, legislatif justru menyoroti kemungkinan adanya potensi pendapatan daerah yang tidak tergali maksimal, sehingga target yang ditetapkan terkesan mudah dicapai.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, secara lugas menyatakan kekhawatirannya. "Kalau sesuai dengan potensi, maka target-target itu luar biasa. Tetapi kalau indikator target itu di bawah potensi, maka pasti dengan mudah tercapai, maka itu tidak keren," tegas Khoirudin di Jakarta, Selasa (10/6) hari ini. Pernyataan ini mengindikasikan adanya indikasi bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum sepenuhnya memanfaatkan sumber daya pendapatan yang ada.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, sebelumnya merilis data realisasi pendapatan daerah 2024 mencapai Rp72,95 triliun atau 97,34 persen dari target Rp74,94 triliun. Dari jumlah tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyumbang Rp50,74 triliun, melampaui target 100,55 persen. PAD sendiri didominasi pajak daerah (Rp44,44 triliun), retribusi daerah (Rp713,71 miliar), hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan (Rp653,70 miliar), dan pendapatan daerah lainnya (Rp4,92 triliun). Angka-angka ini, meski tampak positif, memicu pertanyaan di kalangan dewan.

Khoirudin mengajak seluruh anggota DPRD untuk lebih jeli mencermati data tersebut. "Apakah target pendapatan itu sudah sesuai dengan potensi? Ini yang perlu dicermati," ujarnya. Ia mengakui, perlu analisis mendalam untuk memastikan apakah target yang ditetapkan benar-benar mencerminkan potensi riil daerah.

Menanggapi fenomena ini, pengamat ekonomi regional, Dr. Sulaiman Ahmad, menilai bahwa kondisi ini sering terjadi di banyak daerah. "Ada kecenderungan pemerintah daerah menetapkan target yang 'aman' agar mudah tercapai. Ini memang bagus untuk citra, tapi bisa menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan," kata Dr. Sulaiman saat dihubungi Koran Jakarta.

Menurutnya, potensi pendapatan bisa hilang karena berbagai faktor, mulai dari basis data pajak yang belum optimal, kebocoran retribusi, hingga kurangnya inovasi dalam menggali sumber-sumber pendapatan baru yang sesuai dengan dinamika ekonomi kota megapolitan seperti Jakarta.

Sependapat dengan itu, pengamat kebijakan publik, Ibu Kartika Sari, menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas. "Jika target ditetapkan di bawah potensi, ini bisa jadi indikasi kelemahan dalam perencanaan atau bahkan ada celah bagi praktik tidak bertanggung jawab," ungkap Kartika. Ia menyarankan agar DPRD membentuk tim khusus untuk mengaudit potensi pendapatan secara independen dan mengidentifikasi area-area yang selama ini luput dari perhatian Pemprov DKI.

Perdebatan ini diharapkan dapat mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk tidak hanya fokus pada pencapaian target nominal, tetapi juga memastikan setiap potensi pendapatan daerah benar-benar teroptimalisasi demi kemajuan dan kesejahteraan warga Jakarta. Akankah Pemprov DKI berani menaikkan target ambisius di tahun mendatang?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Kawasan Teluk Protes Keras ...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.