Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Aceh Timur salurkan bantuan masa panik untuk korban rumah ambruk

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 16:30 WIB | Oleh:
BPBD Aceh Timur salurkan bantuan masa panik untuk korban rumah ambruk Doc: ANTARA/HO-BPBD Aceh Timur
Ket. Petugas BPBD bersama warga melihat kondisi rumah ambruk akibat tanah longsor di Aceh Timur, Selasa (10/6).

Banda Aceh --  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur menyalurkan bantuan masa panik untuk korban rumah ambruk akibat bantaran Krueng (Sungai) Arakundo longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Timur Ashadi di Aceh Timur, Selasa, mengatakan bantuan masa panik berupa paket kebutuhan pokok atau pangan serta bantuan sandang bagi korban bencana alam tersebut.

"Korban rumah ambruk tersebut lima jiwa dari dua keluarga. Saat ini, mereka mengungsi ke rumah kerabat karena tempat tinggal mereka tidak dapat ditempati lagi," kata Ashadi.

Sebelumnya, dua rumah di bantaran Sungai Krueng Arakundo di Gampong (desa) Seuneubok Saboh, Kecamatan Pantee Bidari, Kabupaten Aceh Timur, ambruk ke alur sungai, pada Selasa (10/6) sekira pukul 00.01 WIB.

Dua rumah ambruk tersebut milik Abdullah dan Aminah. Kedua rumah tersebut dihuni lima jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Hanya saja, kedua rumah tersebut tidak dapat lagi ditempati.

Ashadi mengatakan pihaknya juga sudah melaporkan bencana alam tersebut kepada Bupati Aceh Timur guna penanganan lebih lanjut terhadap korban rumah ambruk di bantaran sungai tersebut.

"Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Sementara dua kepala keluarga yang dihuni lima jiwa tersebut harus mengungsi ke rumah kerabatnya karena rumahnya telah hancur," katanya.

Sementara itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pante Bidari Syafari mengatakan kedua rumah tersebut berada di sekitar pinggiran atau bantaran Krueng Arakundo.

"Kedua rumah itu ambruk setelah tanah di bantaran sungai tersebut longsor. Sebelum longsor, kawasan tersebut diguyur hujan deras sejak beberapa hari terakhir, sehingga berpengaruh pada struktur tanah yang retak di dekat," kata Syafari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.