Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabupaten Penajam Tekan Kasus Malaria, Raih Status Zona Hijau

📅 Senin, 09 Jun 2025, 07:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabupaten Penajam Tekan Kasus Malaria, Raih Status Zona Hijau Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Jensje Grace Makisurat

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mampu menekan penularan kesakitan malaria selama dua tahun terakhir dari 1.315 kasus menjadi 98 kasus dan masuk dalam status zona hijau penularan malaria.    

"Warga yang alami gejala awal malaria diminta segera periksa di layanan kesehatan terdekat agar bisa ditangani dan penularan dapat dicegah," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Jensje Grace Makisurat ketika ditanya menyangkut penganan malaria di Penajam, Minggu. 

"Gejala awal malaria seperti demam, menggigil, kedinginan, mual, sakit kepala dan lainnya," tambahnya.

Apabila ada masyarakat yang teridentifikasi positif malaria, maka kader kesehatan melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah dalam radius 100 meter guna mencegah penularan malaria di wilayah tersebut.

Kasus malaria disebabkan infeksi parasit plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles betina, jelas dia, dan dilakukan pemeriksaan menyeluruh dengan menurunkan sejumlah kader kesehatan ke wilayah penularan malaria.

Kendati Kabupaten Penajam Paser Utara status zona hijau, tetapi masih tercatat 98 kasus berada di posisi kedua tertinggi se-Kalimantan Timur, setelah Kabupaten Kutai Timur dan Berau di posisi teratas dengan masing-masing 99 kasus.

Tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, pada 2023 terdata 1.315 kasus malaria, dan mampu ditekan menjadi 558 kasus pada 2024, kemudian dapat ditekan hingga awal Juli 2025 menjadi 98 kasus.

"Pada 2024 masuk zona kuning dan pada tahun ini status zona hijau penularan malaria," katanya.

Langkah pengentasan malaria lainnya yang dilakukan membagikan kelambu insektisida antimalaria, terutama di wilayah endemis malaria melalui masing-masing puskesmas yang berada di wilayah endemis malaria itu, demikian Jensje Grace Makisurat.    

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

30 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.