Jalan-jalan ke Expo 2025 Osaka, Ini Deretan Paviliun yang Wajib Dikunjungi
📅 Sabtu, 07 Jun 2025, 15:05 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: CNA
Jika mau pergi ke Osaka, sebaiknya masukkan Expo 2025 dalam agenda perjalanan Anda. Pameran berskala besar ini diadakan setiap lima tahun di negara berbeda, mempertemukan negara-negara untuk memamerkan inovasi, budaya, dan ide di panggung global.
Expo 2025 – yang secara resmi diberi nama Expo 2025 Osaka, Kansai, Jepang – merupakan edisi terbaru dari rangkaian bersejarah ini, yang berlangsung hingga 13 Oktober, dengan tema “Merancang Masyarakat Masa Depan untuk Kehidupan Kita”.
Lebih dari 160 negara, kawasan, dan organisasi internasional yang memamerkan teknologi terkini dan budaya unik mereka di paviliun yang dirancang khusus. Expo 2025 Osaka diproyeksikan akan menarik 28,2 juta pengunjung menurut target yang ditetapkan pemerintah Jepang dan penyelenggara, yang rata-rata sekitar 150.000 pengunjung per hari.
Berikut ini sejumlah paviliun yang direkomendasikan untuk Anda kunjungi.
Paviliun Jepang
Sebaiknya Anda baca juga:
Di puncak daftar adalah Paviliun Jepang, mewujudkan konsep "Between Lives" yang berfokus pada estafet dan siklus kehidupan. Arsitektur dan desain pamerannya mengeksplorasi tema sirkulasi, keberlanjutan, dan keterhubungan antara manusia, alam, dan masyarakat. Paviliun ini juga dilengkapi pabrik biogas yang memproses limbah makanan dari area Pameran.
Pavilun Indonesia
Mengusung tema “Thriving in Harmony: Nature, Culture, Future” yang merepresentasikan komitmen Indonesia dalam mewujudkan visi sebagai bangsa bersatu, berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Paviliun Indonesia mempertemukan kekayaan budaya dan semangat inovasi yang menjadi modalitas untuk mewujudkan aspirasi menjadi negara maju. Desain paviliun terinspirasi dari warisan maritim Nusantara berbentuk kapal yang dibangun dengan prinsip ramah lingkungan.
Paviliun Korea
Paviliun ini mengeksplorasi seperti apa masyarakat Korea pada tahun 2040, dengan fokus pada nilai-nilai yang bertahan lama dan konvergensi warisan budaya dengan inovasi teknologi. Aktivitas yang menyenangkan ini mengharuskan pengunjung untuk merekam suara mereka, yang kemudian diubah oleh AI menjadi musik orkestra, disertai dengan pertunjukan cahaya yang disinkronkan. Pengalaman interaktif ini melambangkan persatuan dan perpaduan kontribusi individu menjadi harmoni kolektif.
Paviliun Baltik
Paviliun ini tidak memiliki arsitektur mewah apa pun, tetapi menampilkan sumbangan dari para seniman, pengusaha, dan warga biasa Latvia dan Lithuania. Ada juga pameran sekitar 300 spesimen tanaman dari padang rumput Baltik, yang menyoroti manfaatnya bagi kesehatan dan kesejahteraan.
Namun, yang lebih berarti adalah kesempatan untuk menanam pohon virtual, yang kemudian akan ditanam secara fisik di hutan Baltik oleh rimbawan profesional, yang menunjukkan cara nyata pengunjung Expo dapat berkontribusi untuk masa depan yang lebih hijau.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!