Pemprov Banten Hadirkan Rumah Singgah Ringankan Beban Warga yang Berobat ke Jakarta
Selasa, 03 Jun 2025, 17:52 WIBSERANG - Pemerintah Provinsi Banten menghadirkan Rumah Singgah di Jakarta sebagai fasilitas dukungan yang meringankan beban warga yang menjalani pengobatan di ibu kota.
Fasilitas ini memiliki kapasitas hingga 20 orang dan menyatu dengan Kantor Penghubung Pemprov Banten di Jalan Tebet Timur Raya, Jakarta Selatan.
Gubernur Banten Andra Soni dalam keterangan di Kota Serang, Selasa (3/6), mengatakan Rumah Singgah ini lahir dari kebutuhan riil masyarakat, terutama mereka yang tengah menghadapi masa sulit akibat sakit dan harus menjalani pengobatan lanjutan di Jakarta.
âTidak sedikit masyarakat yang harus bolak-balik untuk pengobatan. Ada juga yang harus menjalani perawatan berkepanjangan. Rumah Singgah ini dihadirkan untuk meringankan beban mereka,â ujar dia.
Dia menjelaskan masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini tanpa dipungut biaya.
Ia juga berpesan kepada seluruh jajaran Pemprov Banten untuk mengedepankan pelayanan secara optimal, tanpa terikat pada tugas pokok dan fungsi birokrasi.
âLayani masyarakat dengan sebaik mungkin,â kata dia.
Rumah Singgah Pemprov Banten dilengkapi dengan fasilitas dasar, seperti tempat tidur, ruang pasien dan pendamping, kendaraan operasional, serta layanan antar jemput menuju rumah sakit rujukan di Jakarta.
Warga bisa menginap di tempat itu selama masa pengobatan tanpa perlu memikirkan biaya akomodasi.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten Ika Sri Erika menjelaskan Rumah Singgah ini dirancang sebagai tempat istirahat yang layak bagi pasien dan keluarga selama masa perawatan.
âKami siapkan fasilitas dasar agar warga bisa menjalani pengobatan dengan tenang dan nyaman,â katanya.
Salah satu penerima manfaat, Aulia Alfina Febriyanti (17), warga Kabupaten Lebak yang menjalani cuci darah rutin di RSCM Jakarta, mengaku terbantu dengan keberadaan Rumah Singgah.
âSaya tidak harus pulang pergi untuk berobat,â ujarnya.
Setelah peresmian, Gubernur Andra Soni meninjau langsung sarana prasarana Rumah Singgah dan berdialog dengan beberapa pasien dan keluarga yang sudah lebih dahulu menempati fasilitas ini.
Interaksi tersebut menjadi penanda bahwa layanan kesehatan bukan hanya soal infrastruktur, akan tetapi juga soal kehadiran pemerintah dalam situasi nyata masyarakat.
Kehadiran Rumah Singgah ini juga sejalan dengan visi Pemprov Banten untuk memperluas jangkauan pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan. Dalam jangka panjang, fasilitas ini diharapkan dapat direplikasi di kota-kota lain yang menjadi pusat layanan rujukan nasional. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.