BMKG Imbau Warga Banten Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

Minggu, 03 Mei 2026, 22:15 WIB

BANTEN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat di Provinsi Banten untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada 3 hingga 8 Mei 2026. Potensi tersebut ditandai dengan hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II, Hartanto, mengatakan terdapat sejumlah fenomena atmosfer yang sedang aktif. "Kondisi ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Banten," kata Hartanto, Minggu (3/5).

Ket. Foto: — Sumber: Pixabay

Pada periode 3 hingga 5 Mei 2026, potensi hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi di Kabupaten Pandeglang bagian selatan serta Kabupaten Lebak bagian tengah dan selatan. Selain itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi di Kabupaten Serang bagian barat dan selatan, Kota Serang, serta wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

Memasuki periode 6 hingga 8 Mei 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan masih terjadi di Kabupaten Pandeglang bagian utara, Kabupaten Lebak, serta Kabupaten Tangerang bagian selatan. BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang laut kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.

Gelombang tersebut berpeluang terjadi di Selat Sunda bagian barat Pandeglang, perairan selatan Pandeglang, serta perairan selatan Lebak.

Hartanto mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Wilayah tersebut antara lain daerah yang berpotensi mengalami banjir, longsor, banjir bandang, hingga pohon tumbang.

Masyarakat juga diingatkan untuk melakukan langkah antisipatif, seperti memastikan saluran air tidak tersumbat dan menghindari perjalanan ke daerah rawan banjir.

Selain itu, warga diminta mengamankan barang-barang penting agar aktivitas tetap berjalan aman dan lancar. BMKG menegaskan masyarakat agar terus memantau informasi resmi dari lembaga terkait dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Hati-hati! Obesitas Bukan Cuma Soal Penampilan, Ini Masalah Kesehatan Serius!

Rusak 10 Tahun, Bendung Irigasi Ampek Jirek Padang Pariaman Direhabilitasi Rp979,6 Juta.

Khofifah: Pasar Murah Jadi Strategi Jaga Inflasi dan Dekatkan Pangan ke Masyarakat.

Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk.

Gempa M7,7 Guncang NTT, Kodam IX/Udayana Bantu Evakuasi Warga Terdampak.

Saat Utang Jadi Beban, Pengusaha Ungkap Strategi Menyelamatkan Bisnis

Momen Spesial, 118 Pendaki dari Berbagai Daerah akan Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Puluhan Wisatawan Asing di Pulau Padar Viewpoint Terekam Panik saat Gempa NTT Mengguncang

Gubernur NTT: Korban Meninggal Akibat Gempa M7,7 di Flores Bertambah

Pascagempa M7,7 di NTT, Kepala BNPB dan Menko PMK Segera ke Wilayah Terdampak

Menteri Pertahanan Jepang Kunjungi Kuil Yasukuni, PM Takaichi Tak Hadir

Sabtu, SIM Keliling Tetap Buka Layanan, Cek Jadwal dan Lokasinya!

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, Jual Rp2.675.000 per Gram, Buyback Rp2.525.000 per Gram

Liga Inggris: Era Guardiola Berakhir, Maresca Dituntut Jaga Dominasi Manchester City

Gempa M7,7 di NTT Akibat Sesar Naik Busur Belakang Flores

Jepang Buka Peluang Kerja Sama Baru dengan Indonesia dalam Tiga Bidang

Netflix Batal Garap Serial Squid Game versi Amerika, Apa Penyebabnya?

Trump Berlakukan Tarif hingga 100 Persen untuk Drone Impor

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

BMKG NTT Tegaskan Isu Gempa Besar 15 Agustus 2026 Tidak Benar, Jangan Panik!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.