Perkuat Energi Bersih, PLTM Salu Noling di Sulsel Kantongi Sertifikat Laik Operasi
Sabtu, 15 Agu 2026, 08:38 WIBMAKASSAR - Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 2x5 megawatt (MW) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan kini mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO) yang akan memperkuat operasional energi bersih di Sulsel.
"Sertifikat itu untuk Unit 1 dan Unit 2, sekaligus menandai satu tahapan penting menuju operasi komersial atau Commercial Operation Date (COD)," kata General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha dalam keterangan persnya di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan terbitnya SLO untuk kedua unit itu merupakan "milestone" penting yang semakin mendekatkan PLTM Salu Noling menuju operasi komersial.
Dengan demikian pihaknya memastikan instalasi PLTM Salu Noling telah memenuhi ketentuan keselamatan ketenagalistrikan serta dinyatakan laik untuk dioperasikan.
Berdasarkan SLO, PLTM Salu Noling Unit 1 memiliki kapasitas terpasang 5.800 kilowatt (kW) dengan kapasitas mampu netto 5.750 kW. Sementara Unit 2 memiliki kapasitas terpasang 5.800 kW dan kapasitas mampu netto 5.787 kW.
Kedua SLO tersebut berlaku selama lima tahun, mulai 11 Agustus 2026 hingga 11 Agustus 2031, sepanjang ketentuan pengoperasian dan pemeliharaan instalasi tetap dipenuhi.
âPerolehan sertifikan SLO untuk kedua unit PLTM Salu Noling menunjukkan bahwa instalasi pembangkit telah memenuhi ketentuan keselamatan ketenagalistrikan dan dinyatakan laik operasi," ujar Aditya.
Perolehan SLO tersebut melanjutkan sejumlah tahapan pengembangan PLTM Salu Noling. Sebelumnya, PLN telah menyelesaikan energisasi infrastruktur penyaluran berupa kubikel 20 kV untuk Unit 1 dan Unit 2 serta jaringan tegangan menengah (JTM) 20 kV sepanjang 52 kilometer.
Kedua unit pembangkit juga telah berhasil disinkronkan dengan sistem kelistrikan PLN pada Juli 2026.
Aditya mengimbuhkan momentum Kemerdekaan RI menjadi penyemangat bagi PLN untuk terus menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang mengoptimalkan potensi energi dalam negeri, sekaligus mendukung kemandirian dan ketahanan energi nasional.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Bogor Segera Tata Kawasan Alun-alun Empang
-
Permudah Remitansi Pekerja Migran, Finnet Hadirkan Solusi Pembayaran Digital Terintegrasi
-
Gubernur Jatim Khofifah Optimistis Pasar Induk Banyuwangi Jadi Rujukan Nasional
-
Pare, Si Pahit yang Punya Banyak Manfaat Kesehatan
-
Bersitegang dengan Iran, AS Galang Kekuatan Militer di Timur Tengah
-
BRIN Kembangkan Material Inovatif untuk Ciptakan Hidrogen Bersih
-
PLN IP Produksi Energi Bersih Biomassa 1.101,59 GWh pada 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.