Maestro Komik Panji Tengkorak Sambut Perkembangan Animasi Tanah Air
📅 Selasa, 03 Jun 2025, 04:39 WIB | Oleh: Opik"Panji Tengkorak adalah tokoh superhero ikonik Indonesia yang melegenda. Untuk itu, kami menggarapnya secara serius, agar nantinya tokoh ini bisa dikenal lebih banyak kalangan," ujar Frederica.
Produksi film animasi Panji Tengkorak memakan waktu sekitar satu tahun dan melibatkan 250 kreator dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari penulis skenario, concept artist, animator, hingga editor dan sound designer.
"Panji Tengkorak" bercerita tentang seorang pendekar bernama Panji yang tidak menemukan kedamaian meski telah membalaskan kematian istrinya. Dia berusaha mengakhiri hidupnya, tapi ilmu hitam yang dimiliki menghalanginya.
Panji luntang-lantung berkelana hingga dia bertemu Bramantya, yang menawarkannya jalan keluar dari hidup yang penuh penyesalan. Bramantya merupakan kakak seperguruan Nagamas (guru Panji), dia meminta Panji mencari Lembugiri, adik seperguruannya yang diculik bandit Kalawereng yang juga merampas Pusaka Adidaya, sebuah senjata mitologi yang memiliki kekuatan untuk mencabut kutukan Panji.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bersama Kuwuk, seorang prajurit pengecut, dan Gantari, gadis pendekar lugu, Panji mengikuti Bramantya memasuki hutan kekuasaan Kalawereng. Berkat arahan Kuwuk, mereka sampai di lokasi Lembugiri disergap.
Namun, Kalawereng telah menunggu. Saat itulah, Bramantya ditusuk oleh Lembugiri yang ternyata telah memalsukan kematiannya demi merebut kunci pusaka.
Keempatnya sadar bahwa mereka harus menyelamatkan dunia dari penyalahgunaan pusaka itu oleh Lembugiri, yang berniat menggunakan pusaka Adidaya untuk menghentikan perang dan menjadi penguasa tunggal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Film "Panji Tengkorak" akan disuarakan oleh Denny Sumargo (Panji), Cok Simbara (Lembugiri), Aghniny Haque (Gantari), Tanta Ginting (Kalawereng), Donny Damara (Bramantya), Donny Alamsyah (Wirabaya), Revaldo (Kakak Pertama), Nurra Datau (Murni), Candra Mukti (Kuwuk) dan Prit Timothy (Nagamas). Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!